Qatar akan menyumbangkan bus-bus yang digunakan saat Piala Dunia ke Lebanon. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung sektor transportasi Lebanon.
Menurut laporan media Lebanon, Perdana Menteri Najib Makati membahas hal ini dengan pejabat dari Qatar di sela penyelenggaraan Piala Dunia. Gagasan ini didorong oleh keinginan Doha menyumbangkan beberapa infrastruktur Piala Dunia ke negara-negara berkembang.
Dikutip dari laman Gulf Insider, Kamis (29/12), infrastruktur yang akan disumbangkan itu termasuk stadion sepakbola, ribuan bangku stadion dan bus.
Qatar telah membeli sekitar 3.000 unit bus, selain 1.000 unit bus yang memang telah ada. Bus ini digunakan untuk mengangkut para penggemar bola selama event Piala Dunia berlangsung.
Menurut sejumlah sumber, Qatar juga menawarkan untuk pengadaan tempat duduk yang layak di sejumlah stadion di Beirut dan kota lainnya di Lebanon.
Setelah mengumumkan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar mempersiapkan program untuk mentransformasikan sektor transportasi menjadi jaringan terintegrasi. Program tersebut termasuk Doha Metro, proyek angkutan massal terbesar di Timur Tengah. Proyek ini membentang sepanjang 75 kilometer dengan 37 stasiun, tiga jalur (merah, emas, hijau), disertai sekitar 18.000 unit taksi, dan lebih dari 3.000 unit sepeda.