Ilmuwan Ungkap Jejak Kaki Misterius Berusia 200 Tahun di Pantai Wales

Ahli Paleontologi di Museum Sejarah Alam London, Inggris, mengatakan jejak kaki raksasa yang ditemukan di pantai Wales diyakini adalah jejak kaki hewan awal dinosaurus lebih dari 200 tahun lalu.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Ilmuwan Ungkap Jejak Kaki Misterius Berusia 200 Tahun di Pantai Wales
jejak kaki dinosaurus di wales. ©Peter Falkingham, NHM London

Ahli Paleontologi di Museum Sejarah Alam London, Inggris, mengatakan jejak kaki raksasa yang ditemukan di pantai Wales diyakini adalah jejak kaki hewan awal dinosaurus lebih dari 200 tahun lalu.

Para ahli menuturkan, jejak kaki itu berasal dari masa Triassic yang diduga milik hewan sauropod atau kerabatnya.

"Kita tahu sauropod awal hidup di Inggris pada masa itu, seperti temuan tulang di Camelotia, hewan awal sauropod, yang ditemukan di Somerset pada sebuah batu yang berasal dari masa yang sama," kata Dr Susannah Maidment, paleontolog di museum London yang terlibat dalam penelitian dalam pernyataannya, seperti dilansir laman CNN, Minggu (2/1).

"Kami tidak tahu apakah spesies jenis ini yang membuat jejak tapi ada petunjuk lain yang menandakan hewan semacam inilah yang membuat jejak."

Maidment dan koleganya, profesor Paul Barret, awalnya melihat foto jejak kaki ini dari kiriman foto seorang paleontolog amatir pada 2020. Mereka tadinya tidak yakin dengan foto itu.

"Kami mendapat banyak permintaan untuk melacaknya tapi banyak juga temuan geologi yang salah duga," kata Maidment. "Tapi dari foto-foto ini, kami menilai bisa jadi itu memang jejak kaki dan layak untuk dilihat langsung."

Maidment dan Barret kemudian ke lokasi jejak itu dan menemukan ternyata lokasi tersebut sebelumnya sudah diteliti oleh Cindy Howells, seorang paleontolog dari Museum Nasional Wales, tim dari Prancis, dan sekelompok peneliti dari Universitas Cardiff.

"Kami yakin kesan yang kami lihat di lokasi itu memang jejak hewan berjalan. Kami juga melihat ada riak lumpur yang bergeser. Struktur semacam ini adalah karakteristik dari pergerakan pelan di tanah," kata Barret dalam pengumuman dari temuan itu.

Temuan ini juga mengungkap informasi tentang bagaimana gerak-gerik dinosaurus itu, seperti bagaimana mereka berjalan dan bergerak dalam kawanan.

"Jejak semacam ini tidak umum di belahan dunia lain, jadi kami yakin ini adalah temuan menarik yang menambah wawasan tentang masa Triassic di Inggris. Catatan tentang dinosaurus di masa Triassic sangat sedikit jadi apa pun temuan yang berasal dari masa itu menambah lagi gambaran mengenai apa yang terjadi di masa itu," kata Barret.

Pihak museum menuturkan, jejak kaki itu akan dibiarkan berada di pantai sampai terhapus oleh gelombang air laut.

Rekomendasi