Ilmuwan China mulai melakukan percobaan di laboratorium untuk melihat apakah sinar radiasi bisa membunuh virus corona yang berada di kemasan makanan. Demikian dikatakan dalam sebuah pengumuman resmi kemarin.
Penelitian ini dipimpin oleh Korporasi Nuklir Nasional China (CNNC) bekerja sama dengan Perusahaan Isotop dan Radiasi China serta Institut Mikrobiologi yang nantinya akan mengevaluasi temuan ini.
"Tujuan utama dari proyek ini untuk melakukan penelitian tentang disinfeksi radiasi virus corona dan menerapkan proses untuk memberikan bukti pemusnahan virus corona dalam pasokan makanan beku," kata CNNC, seperti dilansir laman South China Morning Post, Sabtu (14/3).
"Hasil penelitian ini akan sangat bermanfaat untuk membersihkan makanan beku impor dan mencegah terjadinya penularan saat berlangsungnya acara olahraga internasional."
Persiapan dari penelitian ini dilakukan Desember lalu setelah sejumlah kasus virus corona terkait dengan beberapa kemasan makan impor beku, kata CNNC.
Selama tiga bulan terakhir para peneliti sudah menggelar percobaan iradiasi terhadap dua tipe virus corona dan hasilnya memperlihatkan kadar radiasi yang rendah bisa memusnahkan virus tanpa mempengaruhi keamanan makanan, kata CNNC.
Advertisement
Sementara itu Badan Pemeriksa Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengatakan masih kurang cukup bukti untuk menyimpulkan makanan dan kemasan makanan adalah sumber penularan virus corona.
FDA bulan lalu menuturkan laporan tentang adanya virus yang terdeteksi di makanan dan kemasan makanan kebanyakan berasal dari sidik jari ketimbang bukti bahwa penularan terjadi lewat makanan atau kemasannya.
CNNC mengatakan teknologi radiasi selama ini sudah banyak digunakan dalam membersihkan dan sterilisasi peralatan medis. Lebih dari 40 persen peralatan medis di AS dan Eropa dibersihkan dengan radiasi, namun di China hanya sepuluh persen.
Selama pandemi, teknologi yang sudah digunakan untuk mencegah virus corona mencemari makanan adalah lewat disinfeksi sinar ultraviolet dan kimia meski teknologi itu bisa menyisakan residu unsur kimia pada makanan dan hanya bisa dilakukan pada kemasan makanan yang permukaannya datar.
Menurut CNNC, sinar radiasi bisa membersihkan bagian dalam dan luar makanan.