Wiranto sebut tantangan zaman now Kemenko Polhukam di hadapan para Dubes RI

Wiranto mengatakan kondisi Kemenko Polhukam zaman now sudah berbeda, seperti keadaan lingkungan, global, wilayah dan nasional. Perubahan ini karena adanya konstelasi politik global maupun perubahan karena kemajuan teknologi. Terutama kemajuan teknologi yang bisa picu hoax dan cyber attack.

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
Wiranto sebut tantangan zaman now Kemenko Polhukam di hadapan para Dubes RI
Jokowi dan Wiranto rapat di Kantor Transisi. ©2014 Merdeka.com

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto bertemu dengan Dubes RI perwakilan dari seluruh dunia di Kementerian Luar Negeri, Selasa (13/2). Pertemuannya kali ini berbagi informasi yang menjadi fokus Kemenko Kemenko Kemenko Polhukam.

"Saya sampaikan kalau mereka mengambil tema diplomasi zaman now, saya lalu berikan info mengenai tantangan kinerja Kemenko Kemenko Polhukam zaman now juga. Karena memang sangat berbeda dengan yang saya hadapi 17 tahun lalu, ketika jadiKemenko Kemenko Kemenko Polhukam juga," kata Wiranto.

Wiranto mengatakan kondisiKemenko Polhukam zaman now sudah berbeda, seperti keadaan lingkungan, global, wilayah dan nasional. Perubahan ini karena adanya konstelasi politik global maupun perubahan karena kemajuan teknologi. Terutama kemajuan teknologi yang bisa picu hoax dan cyber attack.

"Perubahan karena kemajuan teknologi bisa timbulkan penyebaran komunikasi sangat cepat, sehingga picu hoax, cyber attack. Ujaran kebencian juga mudah melalui internet, ini adalah satu perubahan lingkungan yang harus kita ketahui bersama dengan teman-teman para dubes," kata Wiranto.

Selain masalah keamanan, Wiranto juga mengatakan adanya persaingan ekonomi. Dia ingin ekonomi merata tersebar di seluruh Indonesia, artinya ekonomi harus kuat.

"Agar ekonomi kuat maka angka pertumbuhan ekonomi harus kuat juga. Upaya angka pertumbuhan kuat, roda perputaran ekonomi nasional baik, yang makro mikro harus sehat, supaya sehat harus aman stabil, dalam politkk hukum dan keamanan," katanya.

Rekomendasi