Pertemuan tingkat pejabat tinggi Indian Ocean Rim Association (IORA) sudah selesai. Dari hasil pembicaraan tersebut, 99 persen dokumen yang ada di IORA Concord sudah berhasil disepakati.
Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Desra Percaya mengatakan masih ada satu isu yang belum bisa diselesaikan. Namun dia tidak membeberkan isu yang belum rampung tersebut.
"Pertemuan Committee of Senior Official sudah ditutup, pembahasan dan hasil yang konret mengenai usulan yang akan kita sampaikan untuk pertemuan tingkat menteri besok. Ada pengesahan dan tanda tangan IORA Concord yang sudah disepakati di sini sudah 99 persen, hanya satu isu yang mudah-mudahan nanti malam kita selesaikan," ujar Desra, yang adalah ketua pertemuan tingkat pejabat tinggi, saat ditemui di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Rabu (26/10).
Tak hanya soal IORA Concord, pertemuan tingkat tinggi ini juga membahas masalah pertemuan tingkat menteri yang diadakan besok dan persiapan pertemuan kepala negara Maret tahun depan. Isu kesetaraan gender juga dibahas dalam pertemuan nanti.
"Kedua kita bahas COM besok, bahas detail Bali Communique, mengajukan declaration on gender equality and women economic empowerment yang juga akan diadopsi besok," ujarnya.
Menurut mantan perwakilan tinggi RI di New York ini, cukup banyak capaian yang didapat dalam pertemuan hari ini.
"Intinya, sudah siap untuk memulai pertemuan tingkat menteri besok," sambung dia.
Malam nanti, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan membuka acara makan malam dengan para kepala delegasi. Desra menjelaskan akan ada pembahasan singkat mengenai pertemuan tingkat menteri besok dan soal persiapan pertemuan tingkat tinggi tahun depan.
IORA merupakan organisasi negara-negara pesisir Samudra Hindia yang membahas masalah ekonomi, keamanan laut, perdagangan manusia dan sebagainya. Sejak 2015, Indonesia memegang keketuaan IORA.
Pertemuan pada 2015 dilaksanakan di Padang, sedangkan tahun ini dihelat di Bali. Rangkaian pertemuan IORA di Nusa Dua digelar sejak 22 Oktober dan akan ditutup pada 27 Oktober oleh para perwakilan tinggi delegasi negara anggota IORA.