Narendra Modi parade kemenangan di New Delhi

Modi mendapat sambutan bak pahlawan di markas besar Partai Bharatiya Janata, setelah mengamankan kemenangan pemilu.

Vincent Asido Panggabean
Narendra Modi parade kemenangan di New Delhi
Narendra Modi. ©Reuters

Perdana menteri India terpilih Narendra Modi mendapat sambutan bak pahlawan di markas besar Partai Bharatiya Janata (BJP) di Ibu Kota New Delhi, setelah mengamankan kemenangan pemilu paling menentukan dalam tiga dekade.

Modi bersorak kepada para pendukungnya setelah parade kemenangan dari bandara, seperti dilansir situs BBC, sabtu (17/5).

Manmohan Singh, di mana Partai Kongres pimpinannya hancur dalam jajak pendapat, telah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri.

Modi, seorang nasionalis Hindu dan kepala menteri di Gujarat, berkampanye dengan janji-janji untuk menghidupkan kembali ekonomi.

Hasil menunjukkan BJP memperoleh mayoritas kursi di dalam parlemen dan mampu mendirikan pemerintahan tanpa mitra koalisi.

Namun, banyak warga India masih memiliki keprihatinan mendalam atas Modi karena adanya klaim menyebut dia hanya melakukan sedikit tindakan untuk menghentikan kerusuhan di Gujarat pada 2002, di mana setidaknya 1.000 orang meninggal, kebanyakan dari mereka adalah warga muslim.

Namun, Modi selalu membantah tuduhan itu dan tidak pernah dakwaan karena hal itu.

Setelah tiba di New Delhi dari rumah kenegaraannya di Gujarat, Modi disambut para pendukungnya sambil mengibarkan bendera. Dia juga terlihat keluar dari mobilnya, memperlihatkan tanda kemenangan.

Modi akan pergi Kota Varanasi untuk mengikuti sebuah upacara di Sungai Gangga pada hari ini.

Dengan perolehan suara masih dihitung, BJP telah memenangkan lebih dari 272 kursi yang diperlukan untuk mayoritas parlemen. Bersama sekutu-sekutunya, BJP bisa mendapatkan lebih dari 330 kursi dari 543 kursi yang ada.

Berbicara di markas BJP, Modi mengatakan, "Saya ingin membungkuk, saya ingin memberikan terima kasih, untuk rakyat India".

Dia mengatakan media India telah menciptakan 'kesadaran di antara para pemilih' dan sebuah 'festival demokrasi yang besar di India'.

Partai Kongres, yang telah mendominasi peta perpolitikan di India sejak kemerdekaan, dikatakan hanya akan memenangkan 44 kursi.

Para analis mengatakan Partai Kongres telah terperosok dalam skandal korupsi yang serius dan kepemimpinannya telah dianggap tidak efektif dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan menerima kekalahan, Presiden Partai Kongres Sonia Gandhi mengatakan, "Kami dengan rendah hati menghormati putusan rakyat".

Manmohan Singh bertemu dengan presiden untuk menyerahkan pengunduran dirinya.

Saat mengucapkan salam perpisahan di televisi hari ini, Manmohan Singh mengatakan pemerintah telah mencapai banyak hal dalam sepuluh tahun terakhir. "Saya berharap pemerintahan berikutnya meraih keberhasilan," kata dia.

Rekomendasi