Muslimah sejagat membuat laman Facebook untuk memprotes para pegiat Femen kerap bugil dalam setiap unjuk rasa mereka. Di Laman ini mereka membuat acara bernama 'Muslim Women Againts Femen. Muslimah Pride Day' atau perempuan muslim melawan Femen. Hari harga diri muslimah.Stasiun televisi Al Jazeera melaporkan, Jumat (5/4), para muslimah bergabung di laman ini mengaku gerah dengan kelakuan pegiat Femen, termasuk kegiatan mereka bernama 'Hari berjihad telanjang', dimotori perempuan Femen asal Tunisia Amina Tyler.Pengurus laman ini mengajak para muslimah untuk mengunggah foto mereka dengan jilbab. Selain itu mereka yakin dengan tertutup tidak akan mengurangi kecantikan perempuan muslim bahkan mereka akan lebih terhormat dibandingkan mengumbar aurat.Laman ini mendapat dukungan baik sesama muslim maupun non-Islam. Ternyata Femen telah mendapat cap kurang baik. Salah satu komentar dari perempuan Yahudi bernama Laura Keating mengatakan perempuan berhak bersuara dengan cara apa pun, "Namun menanggalkan pakaian justru membuat banyak orang melecehkan mereka dan mereka tidak terlihat cerdas," ujarnya.Pengguna jejaring sosial Twitter bernama Sophia Ahmed salah satu menentang pegiat Femen mengunggah fotonya dengan jilbab sembari membawa kertas bertuliskan 'telanjang tidak membebaskan pikiran saya'.
Muslimah sejagat luncurkan laman Facebook melawan Femen
Aksi pegiat Femen membuat hari jihad tanpa busana membuat mereka gerah.
Rekomendasi