Kecewa terhadap kebijakan pemerintah, ribuan warga Spanyol demo

Warga Spanyol kecewa karena pemerintah akan memotong biaya perawatan kesehatan yang berdampak pada kualitas pelayanan.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Editor
Kecewa terhadap kebijakan pemerintah, ribuan warga Spanyol demo
Para demonstran berbaris di belakang sebuah spanduk yang berbunyi, "Kesehatan bukan untuk dijual, kita harus mempertahankan Rumah Sakit Puerta de Hierro" dalam protes terhadap rencana pemerintah setempat untuk memotong pengeluaran perawatan kesehatan masyarakat di Madrid, Spanyol, Minggu (18/11). Reuters
1 dari 4 halaman
Kecewa terhadap kebijakan pemerintah, ribuan warga Spanyol demo
Tampak para demonstran saat sedang mengangkat tangannya sebagai simbol protes terhadap rencana pemerintah setempat untuk memotong pengeluaran perawatan kesehatan masyarakat di Madrid, Spanyol, Minggu (18/11). Reuters
2 dari 4 halaman
Kecewa terhadap kebijakan pemerintah, ribuan warga Spanyol demo
Salah satu demonstran terlihat berada di belakang spanduk besar yang dibentangkan oleh para demonstran dalam melakukan protes terhadap rencana pemerintah setempat untuk memotong pengeluaran perawatan kesehatan masyarakat di Madrid, Spanyol, Minggu (18/11). Reuters
3 dari 4 halaman
Kecewa terhadap kebijakan pemerintah, ribuan warga Spanyol demo
Ribuan pendemo tang tergabung dari petugas kesehatan Spanyol, pasien dan pendukung pada hari Minggu (18/11) mengadakan protes 'white tide' terhadap pemotongan anggaran yang mereka katakan akan mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Reuters
4 dari 4 halaman
Kecewa terhadap kebijakan pemerintah, ribuan warga Spanyol demo
Baik wanita maupun lelaki, baik yang tua maupun yang muda mereka semua bergabung sebagai demonstran yang protes terhadap rencana pemerintah setempat untuk memotong pengeluaran perawatan kesehatan masyarakat di Madrid, Spanyol, Minggu (18/11). Ribuan petugas kesehatan Spanyol, pasien dan pendukung pada hari Minggu mengadakan protes 'white tide' terhadap pemotongan anggaran yang mereka katakan akan mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan. Reuters
Rekomendasi