Mantan presiden Mesir Husni Mubarak koma saat berada di tahanan hari ini. Sepekan terakhir, kesehatan penguasa yang ditumbangkan massa tahun lalu ini sudah memburuk.Stasiun televisi CNN melaporkan, Senin (11/6), kabar ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Dalam Negeri Mesir Alaa Mahmud. Sejak dibui dua pekan lalu di Penjara Tora, Ibu Kota Kairo, Mubarak mengalami beberapa masalah kesehatan, seperti darah tinggi, kesulitan bernafas dan detak jantung tak beraturan.Mahmud menyatakan keluarga sudah meminta pemerintah menangani mantan presiden itu di rumah sakit. "Mubarak memasuki fase koma penuh hari ini. Kedua putranya telah mengirim surat kepada pemerintah agar memindahkan dia ke tempat yang memiliki fasilitas kesehatan lebih layak," ujar Mahmud. Husni Mubarak dihukum seumur hidup karena memerintahkan pembunuhan 900 pengunjuk rasa saat demonstrasi Februari tahun lalu. Dia juga didakwa terlibat korupsi, meski dinyatakan tidak bersalah.Sejak kemarin, sempat beredar isu Mubarak meninggal di penjara. Otoritas Mesir hingga berita ini dilansir masih menolak permintaan keluarga untuk memindahkan Mubarak ke rumah sakit militer.Dua hari lalu, istri Mubarak tidak diizinkan menjenguk suaminya. Junta Militer membatasi kunjungan keluarga sekali dalam sebulan.Menurut pejabat keamanan, seperti dikutip harian al-Masry al-Youm, Suzanne Mubarak membentak petugas penjara karena tidak mengizinkan suaminya dirawat di luar penjara. "Kalian harus bertanggung jawab dia meninggal," kata Suzanne.Berdasarkan kantor berita MENA, pengacara Mubarak, Farid al-Deeb, optimis mantan presiden itu bisa dipindahkan kembali ke rumah sakit militer di kawasan Maadi, Kairo. Instansi kesehatan itu merupakan tempat Mubarak dirawat selepas digulingkan rakyat pada 11 Februari 2011.
Husni Mubarak koma
Keluarga sudah meminta pemerintah memindah mantan presiden itu di rumah sakit.
Advertisement
Rekomendasi