Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelajar Diliburkan Akibat Virus Corona, Turki Beri Akses Internet Gratis Bagi Pelajar

Pelajar Diliburkan Akibat Virus Corona, Turki Beri Akses Internet Gratis Bagi Pelajar siswa sekolah di turki. ©chris hondros

Merdeka.com - Sejak diumumkannya kasus pertama virus corona (Covid-19) pada Rabu (11/3) lalu, pemerintah Turki dengan sigap melakukan sejumlah pencegahan agar virus tersebut tidak makin meluas penyebarannya.

Selain mengadakan pertandingan olahraga tanpa penonton dan meliburkan sekolah serta universitas selama tiga pekan, pemerintah Turki juga memberikan akses internet gratis 3 Giga Byte (GB) semua operator bagi pelajar di Turki.

Hal ini dilakukan pemerintah sebagai dampak diliburkannya sekolah-sekolah untuk menghindari penyebaran virus corona.

"Semua tahapan yang berkaitan dengan proses pendidikan jarak jauh disiapkan oleh para ahli dari kementerian kami, dan mereka disiapkan untuk melayani siswa-siswa kami dengan bekerja dalam perincian terbaik," ujar Menteri Pendidikan Turki, Ziya Selcuk.

Menteri Selcuk meminta para orangtua untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan anak. Ia juga meminta agar orangtua memperhatikan paduan kesehatan yang diberikan Kementerian Kesehatan seperti mencuci tangan, makan makanan bergizi serta vitamin.

Kasus Pertama

Turki melaporkan kasus pertama virus corona setelah negara sekitarnya seperti Iran sudah lebih dulu terdampak.

"Seorang pria warga Turki dites positif corona pada Selasa malam," kata Menteri Kesehatan, Fahrettin Koca dalam jumpa pers, dilansir laman The Straits Times, Rabu (11/3).

Dia mengatakan pria itu tertular virus corona dari Eropa dan keluarganya juga kini berada dalam pengawasan.

Liburan bagi para petugas medis kini dibatalkan sebagai tindakan pencegahan, kata Koca.

Liburkan Sekolah dan Kampus

Pemerintah Turki memutuskan meliburkan semua sekolah dan universitas setelah negara itu mengonfirmasi kasus pertama virus corona. Tindakan ini dilakukan guna mengurangi penyebaran virus di kalangan pelajar.Keputusan diambil usai rapat darurat yang dilakukan Presiden Recep Tayyip Erdogan, 16 menteri terkait dan para ahli di Istana Kepresidenan Turki di Ankara, Kamis (12/3) malam.Menteri Pendidikan Turki, Ziya Selcuk dalam jumpa pers mengatakan sejumlah keputusan telah diambil pemerintah. Pertama, sekolah-sekolah akan diliburkan selama satu pekan terhitung sejak 16 Maret 2020, dan kegiatan belajar akan dilakukan secara online pada 23 Maret 2020.Kedua, Universitas-universitas di Turki akan diliburkan selama tiga pekan mulai Senin (16/3). Terakhir, seluruh pertandingan olahraga akan diselenggarakan tanpa penonton sampai akhir bulan April."Kepada para pelajar kami, manfaatkan waktu liburan ini untuk belajar, bersantai mendengarkan musik di rumah. Kami berharap agar menghindari tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan," pesan Selcuk.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP