Lima komandan ISIS dilaporkan tewas akibat gempuran jet tempur Irak

Reporter : Yulistyo Pratomo | Selasa, 10 Januari 2017 22:23
Lima komandan ISIS dilaporkan tewas akibat gempuran jet tempur Irak
Milisi Syiah Irak Hashid Shaabi. ©2016 REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Angkatan bersenjata Irak mengumumkan lima komandan ISIS, termasuk Abdul Wahed Khazir Sayer al-Jow'an alias Abu Loi, penyokong al-Baghdadi, terbunuh dalam serangan udara di wilayah Eslaah Arazi. Abu Loi merupakan buronan paling dicari tentara Irak selama pertempuran Mosul.

Hal itu diungkapkan Departemen Intelijen Angkatan Darat Irak, demikian dilansir situs Iran farsnews.com, Selasa (10/1). Para komandan tersebut tewas dalam sebuahb serangan udara yang terus dilancarkan Irak untuk menekan ISIS keluar Mosul.

Tak hanya itu, pasukan khusus Irak telah memberikan kemanjuan berarti dalam upaya merebut kembali Kota Mosul dari tangan ISIS. Mereka telah memukul mundur para militan itu keluar distrik setelah mendorong mereka hingga ke bagian Timur Sungai Trigris.

Juru bicara pasukan kontrateroris, Sabah Al-Numan mengungkapkan, pasukan khusus itu telah mengambil alih distrik Baladiyat dan mengepung Sukkar. Kemajuan ini juga telah mengonsolidasikan kontrol yang dilakukan pasukan Irak di kota kuno Assyria, Nineveh.

Dengan dikuasainya bagian Timur Trigris, membuat rencana penyerbuan sisa pertahanan ISIS di bagian barat Mosul bisa dilakukan. Upaya perebutan kembali ini telah berlangsung dua tahun, sejak organisasi teror itu memproklamirkan diri sebagai kekhalifahan, dengan wilayah kekuasah memanjang dari Irak dan Suriah.

Baca juga:
Dituduh dukung Syiah, pemimpin Al Qaidah sebut ISIS tukang bohong
Polisi Filipina tembak mati pemimpin kelompok militan pro-ISIS
WNI simpatisan ISIS ditangkap di Malaysia segera jalani sidang kedua
KBRI Malaysia akan beri pendampingan hukum untuk WNI terduga ISIS
Malaysia tangkap simpatisan ISIS asal Indonesia ingin serang Myanmar

[tyo]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Ekstremis ISIS# Jakarta

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE