Laporan New York Times, Setahun Menjabat Harta Kekayaan Trump dan Keluarganya Melonjak Drastis hingga Rp 23 Triliun

Pembawa acara senior stasiun televisi CNN Anderson Cooper terkejut dengan lonjakan drastis harta kekayaan Trump.

Magang
Oleh Magang - Reporter
Laporan New York Times, Setahun Menjabat Harta Kekayaan Trump dan Keluarganya Melonjak Drastis hingga Rp 23 Triliun
Donald Trump tampil di acara CPAC 2021. Dok: AP Photo/John Raoux (© 2026 Liputan6.com)

Sebuah laporan mengejutkan dari harian the New York Times membuat pembawa acara senior CNN, Anderson Cooper, geleng-geleng kepala. Laporan tersebut mengungkap bahwa kekayaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melonjak drastis lebih dari USD 1,4 miliar (sekitar Rp23 triliun) hanya dalam waktu satu tahun sejak ia kembali menduduki Gedung Putih Januari lalu.

Dalam program Anderson Cooper 360 edisi Selasa (20/1), Cooper menyebut angka tersebut "mencengangkan" dan menjadi bukti nyata bagaimana jabatan presiden dimanfaatkan untuk keuntungan bisnis keluarga.

"Sudah jelas bahwa presiden dan keluarganya telah meraup keuntungan besar selama tahun pertama masa jabatan Bapak Trump," ujar Cooper, dikutip dari tvinsider.com. "Menurut perhitungan New York Times, jumlahnya setidaknya USD 1,4 miliar selama 12 bulan terakhir."

Sumber Kekayaan: Dari Kripto hingga Melania

Laporan tersebut merinci bahwa lonjakan kekayaan keluarga Trump bukan berasal dari gaji presiden, melainkan dari serangkaian bisnis yang agresif. Sumber pendapatan tersebut meliputi kesepakatan lisensi baru, proyek real estat di luar negeri, investasi besar-besaran di mata uang kripto, hingga royalti dari film dokumenter Amazon tentang Ibu Negara, Melania Trump.

Wartawan investigasi New York Times, Ross Buettner, yang hadir dalam diskusi tersebut, bahkan menyebut angka realisasinya mungkin lebih tinggi, mendekati USD 1,5 miliar.

"Ini benar-benar mengejutkan. Saya rasa ini mengejutkan setiap bulannya," kata Buettner. Ia menambahkan bahwa jumlah ini jauh melampaui total kekayaan yang pernah didapat Trump dari warisan orang tuanya maupun dari masa kejayaannya di acara TV The Apprentice.

"Mereka sudah beroperasi (bisnis), dan mereka terus mengembangkan bisnis secara berkala, terutama ke bidang mata uang kripto," jelas Buettner, menggambarkan bagaimana keluarga Trump seolah "aji mumpung" dengan jabatan tersebut.

Reaksi Keras Publik

Segmen berita ini langsung memicu kemarahan publik. Di kolom komentar YouTube, banyak warganet mempertanyakan etika dan legalitas dari lonjakan kekayaan seorang presiden yang sedang menjabat.

"Mengapa pemerintah membiarkan dia lolos begitu saja? Apakah dia tidak bertanggung jawab atas apa pun?" tulis salah satu warganet.

Komentar lain menyinggung soal konstitusi AS yang melarang pejabat memperkaya diri dari jabatannya.

"Saya kira ada sesuatu dalam konstitusi AS tentang presiden yang menggunakan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri... Itu sangat tidak bermoral," tulis komentar lainnya.

Reporter magang: Muhammad Naufal Syafrie

Rekomendasi