Kelompok Bersenjata Bantai Ratusan Warga Ethiopia dalam Semalam

Jumat, 25 Desember 2020 13:04 Reporter : Pandasurya Wijaya
Kelompok Bersenjata Bantai Ratusan Warga Ethiopia dalam Semalam Anak-anak korban konflik Tigray. ©YASUYOSHI CHIBA/AFP

Merdeka.com - Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed pada Kamis mengerahkan pasukan ke Benishangul-Gumuz satu hari setelah kelompok pria bersenjata menembak mati lebih dari ratusan warga di daerah tersebut.

Kasus kekerasan karena perbedaan etnis kerap ditemukan di Benishangul-Gumuz, daerah di wilayah barat Ethiopia.

Komisi Hak Asasi Manusia Ethiopia pada Rabu (23/12) melaporkan sejumlah pria bersejata telah membunuh lebih dari 100 orang dalam sebuah serangan tunggal yang berlangsung pada dini hari. Serangan terjadi di Desa Bekoji, Bulen, Zona Metekel — tempat yang menjadi rumah bagi beberapa kelompok etnis di Ethiopia.

“Pembantaian warga sipil di Benishangul-Gumuz sangat tragis,” kata PM Abiy sebagaimana dikutip dari unggahannya di media sosial Twitter. “Pemerintah telah mengerahkan pasukan yang dibutuhkan demi menyelesaikan masalah sampai ke akar-akarnya,” kata dia, seperti dilansir Antara, Kamis (24/12).

Sejak Abiy terpilih sebagai perdana menteri pada 2018, rangkaian serangan terhadap warga sipil kerap terjadi di Ethiopia.

Beberapa penduduk desa pada Rabu mengatakan mereka melihat puluhan mayat tergeletak di jalanan dan mereka dikejar-kejar oleh pria-pria bersenjata yang terus menembaki warga setempat.

Baca Selanjutnya: Abiy dan beberapa pejabat pemerintah...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Ethiopia
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini