Kekeringan karena curah hujan rendah, warga Maroko gelar Salat Istisqa
Merdeka.com - Musim kemarau di Maroko ternyata membikin krisis air dan mengancam sektor pertanian di negara itu. Maka dari itu, Raja Maroko Muhammad VI, memerintahkan rakyatnya supaya menggelar Salat Minta Hujan (Istisqa).
Dilansir dari laman BBC, Sabtu (25/11), Sala Istisqa itu digelar Jumat kemarin dipimpin oleh Putra Mahkota Maulay Al Hassan.

Rendahnya curah hujan di Maroko membuat hasil pertanian, terutama gandum yang menjadi bahan makanan utama, terganggu. Bahkan, ancaman kelangkaan bahan makanan dan kelaparan sudah terjadi di beberapa daerah. Awal November ini saja terjadi tragedi di mana 15 orang tewas ketika berdesakan berebut bantuan makanan.
Sejak kemarau pada tahun lalu menyebabkan kekeringan, sekitar 40 persen petani kehilangan pekerjaan. Mereka tidak bisa lagi menggarap lahan karena tak ada pasokan air. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya