Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapal induk China melintas dekat perbatasan, Taiwan tegang

Kapal induk China melintas dekat perbatasan, Taiwan tegang Kapal Induk Liaoning. ©Wikipedia

Merdeka.com - Kedatangan kapal induk China membuat Angkatan Laut dan Udara Taiwan tegang. Militer negeri yang mencoba memerdekakan diri dari China langsung mengirimkan pesawat tempur dan kapal perangnya ke Selat Taiwan untuk mengawasi pergerakan Kapal Liaoning.

Dilansir harian Daily Mail, Rabu (11/1), sejumlah jet tempur F-16 dan kapal perang diterjunkan untuk mengawasi dan mengendalikan agar Kapal Induk Liaoning tetap jalan di Selat Taiwan, dan tidak melanggar perbatasan

"Taiwan secara terpaksa menerjunkan jet dan kapal perang bersamaan untuk menghadapi iringan kapal-kapal perang yang mengawal kapal induk China yang melintas menuju utara melalui Selat Taiwan," ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan Taiwan Chen Chung-chi.

Kejadian ini bukan pertama kali terjadi, dan beberapa kali membuat hubungan kedua negara semakin panas.

"Pesawat tempur dan kapal perang Taiwan diperintahkan untuk mengikuti iringan kapal-kapal perang tersebut, yang bergerak dari sisi barat dari garis median dari selat," lanjutnya.

Amerika Serikat (AS) merupakan sekutu terkuat sekaligus penyuplai senjata utama bagi negara berbentuk kepulauan ini. Namun demikian, kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik karena AS telah memperbaiki hubungannya dengan Beijing sejak 1979.

China sempat meradang akibat sikap Presiden terpilih AS, Donald Trump yang langsung menghubungi Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Gara-gara itu, militer negeri Tirai Bambu itu mengarahkan sejumlah armada perangnya ke Taiwan, serta beberapa kali membuat provokasi dengan tetangganya sendiri.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP