Kapak Batu Berusia 4500 Tahun Ungkap Ritual Pengorbanan Manusia Purba
Merdeka.com - Arkeolog menemukan kapak dengan ukiran harimau berusia 4500 tahun di Situs Peninggalan Dinggeng, Kota Wuxi, Provinsi Jiangsu, China Timur.
Kapak ini memiliki ukiran hewan di kedua sisinya. Selain harimau, ada pula pola awan serta burung.
Senjata ini ditemukan di tempat yang diduga sebagai area pengorbanan. Ujung kapak terlihat rusak dan aus, dikutip dari laman Arkeo News, Selasa (4/4).
Para arkeolog terpana melihat penemuan tersebut. Senjata berbahan dasar batu ini dianggap sebagai peninggalan langka.
Mereka berpendapat baru pertama kali melihat peninggalan batu bercorak harimau yang diyakini sebagai simbol kekuasaan.
Kepala Institut Peninggalan Budaya dan Arkeologi Wuxi, Liu Baoshan mengatakan pola dalam kapak ini memiliki garis-garis tunggal yang relatif halus.
Kapak ini berasal dari periode Budaya Liangzhu yang berpengaruh dari tahun 3.300 hingga 2.250 SM.
Arkeolog menemukan 329 alat batu lain di situs tersebut, di antaranya 73 mata panah batu dan tulang, serta banyak artefak keramik dan batu giok.
Reruntuhan Arkeologi Kota Liangzhu mengungkap negara kedaerahan mula-mula dengan pusat ekonomi di bidang pertanian budidaya padi yang ada pada periode Neolitik Akhir di Tiongkok.
Reporter Magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya