Janji Mahathir Mohamad & Anwar Ibrahim yang Dikhianati

Kamis, 27 Februari 2020 06:10 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Janji Mahathir Mohamad & Anwar Ibrahim yang Dikhianati Mahathir Mohammad dan Anwar Ibrahim damai. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Mahathir Mohamad mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia, Senin (24/2). Raja Malaysia Sultan Abdullah Ri’ayatuddin juga sudah menerima dan menyetujui pengunduran diri Mahathir Mohamad. Meski begitu, Mahathir masih menjadi PM Malaysia sementara sampai kepala pemerintahan baru ditunjuk.

Kepala Sekretaris Pemerintah, Mohd Zuki Ali mengatakan Sultan Abdullah Ri'ayatuddin atas saran dari Mahathir, juga membatalkan penunjukan susunan kabinet saat ini.

"Tugas anggota administrasi yang terdiri dari Wakil Perdana Menteri, Menteri, Wakil Menteri dan sekretaris politik telah berhenti berlaku pada tanggal yang sama, yaitu 24 Februari 2020," kata Zuki, Selasa (25/2).

Sebelumnya, Mahathir sempat berencana menjadikan Anwar Ibrahim sebagai PM Malaysia. Rencana itu sempat menjadi kontroversi, karena kala itu Anwar Ibrahim sedang terjerat sebuah kasus.

Lalu, apakah rencana Mahathir akan terealisasi? Berikut ulasannya:

Baca Selanjutnya: Mahathir Ampuni Anwar dari Tuduhan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini