ISIS sebar video serukan penyerangan sebelum penembakan di Las Vegas
Merdeka.com - Penembakan di Las Vegas, Amerika Serikat, hari ini menewaskan dua orang dan melukai ratusan lainnya.
Pada Mei lalu kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merilis video propaganda yang menyerukan para anggotanya menyerang sejumlah lokasi, termasuk Las Vegas.
Polisi dan petugas anti teroris di Las Vegas dalam keadaan siaga setelah
video berdurasi 44 menit tersebut dirilis ISIS Mei lalu. Meski video itu belum bisa dikonfirmasi sebagai seruan kepada anggota ISIS untuk menyerang Las vegas seperti hari ini.
Video tersebut memperlihatkan lokasi-lokasi yang menjadi target serangan, seperti Caesar's Palace, Hotel the Bellagio, dan tempat kasino di Selatan Boulevard Las Vegas, seperti dilansir laman Fox News, Mei lalu.
"Semua ancaman dalam video itu tidak bisa diabaikan begitu saja, apalagi ISIS sudah dikenal sering melakukan serangan semacam ini," kata Polisi Metropolitan Las Vegas Christopher Darcy.
Video propaganda teror yang dikeluarkan oleh ISIS pada 17 Mei menampilkan militan ekstremis dari AS, Kanada, Inggris, Rusia dan Belgia, yang menyerukan umat muslim yang tinggal di Negara Barat untuk melakukan serangan terhadap sasaran sipil.
"Ketahuilah, perang kita melawan musuh adalah perang habis-habisan dan kepentingan musuh bisa jadi target yang mudah," kata militan ISIS Abu Al-Hassan Al-Muhajir dalam video berbahasa Inggris yang diterjemahkan ke bahasa Arab.
Dalam video yang diyakini dibuat di Kota Mosul, Irak, dia mengatakan dalam bahasa Inggris: 'Amerika hari ini adalah pihak yang membawa panji salib dan perang melawan muslim. Itu berarti terang-terangan menyatakan tujuannya ingin menghancurkan ISIS. Semoga mereka gagal dan kalah."
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya