Indonesia minta pelaku jatuhnya pesawat MH17 diseret ke meja hijau
Merdeka.com - Badan Keselamatan Penerbangan Belanda (OvV) kemarin mengumumkan hasil akhir penyelidikan tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina Timur pada 17 Juli tahun lalu.
Pemerintah Indonesia menyatakan mengapresiasi laporan penyelidikan yang disampaikan Den Haag, Belanda itu. Demikian keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri yang diterima merdeka.com, Rabu malam (14/10).
Indonesia terus mengikuti sejak awal perkembangan proses penyelidikan musibah tersebut yang mengakibatkan 12 warga negara Indonesia menjadi korban.
Di forum internasional, Indonesia terus terlibat aktif dalam diskusi dan pembahasan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait insiden MH17. Indonesia merupakan co-sponsor Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor 2166 Tahun 2014 yang antara lain memuat proses hukum bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Pemerintah Indonesia menghargai upaya serius dan kerja keras yang telah dilakukan oleh OvV dalam menyelidiki aspek keselamatan penerbangan MH17. Hasil penyelidikan tersebut dapat menjadi salah satu sumber referensi lebih lanjut dalam proses yang berlangsung di PBB.
Indonesia berbagi komitmen dengan negara-negara yang warganya menjadi korban insiden MH17 dan komunitas internasional untuk membawa pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut ke hadapan hukum.
Indonesia menyerukan kepada semua pihak, termasuk komunitas internasional untuk terus bekerja sama erat dalam upaya mewujudkan rasa keadilan dan rasa kemanusiaan bagi keluarga korban insiden MH17.
Laporan tim penyelidik Belanda kemarin mengungkapkan MH17 ditembak jatuh oleh rudal BUK bikinan Rusia di Ukraina Timur, wilayah yang dikuasai pemberontak pro-Rusia. Seluruh 298 penumpang pesawat itu tewas. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya