Indonesia Ajak Negara ASEAN Desak Militer Myanmar Agar Mau Dialog dengan Demonstran

Selasa, 23 Februari 2021 16:16 Reporter : Hari Ariyanti
Indonesia Ajak Negara ASEAN Desak Militer Myanmar Agar Mau Dialog dengan Demonstran Aksi Protes Kudeta Militer Myanmar. ©2021 AFP/Ye Aung THU

Merdeka.com - Indonesia mendorong negara tetangga di Asia Tenggara untuk menyepakati rencana aksi terkait kudeta Myanmar, meminta junta militer melaksanakan janjinya untuk menggelar pemilu, dengan pemantauan untuk memastikan pemilu berlangsung adil dan terbuka. Demikian disampaikan sumber yang mengetahui langkah tersebut.

Usulan dari negara regional terbesar ini tidak sesuai tuntutan para pengunjuk rasa dan beberapa negara Barat untuk segera membebaskan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi dan pengakuan hasil pemilu 8 November yang dimenangkan telak oleh partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD). Demikian dilansir Reuters, Senin (22/2).

Dua pejabat senior, berbicara secara anonim, mengatakan kepada Reuters, solusi yang dipimpin secara diplomatis harus fokus pada pencegahan pertumpahan darah dan membantu militer menghormati komitmennya untuk mengadakan pemilu baru dan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang.

Para pengunjuk rasa mencibir janji junta militer untuk menyelenggarakan pemilu baru, mengatakan seharusnya mereka mengakui hasil pemilu tahun lalu. Angkatan Darat Myanmar memimpin kudeta setelah KPU Myanmar menolak tuduhan kecurangan pemilu yang dilontarkan militer.

Namun sampai saat ini militer belum menentukan kapan pemilu baru akan digelar.

Dewan Keamanan PBB, China, Uni Eropa, dan Amerika Serikat, di antara negara-negara lainnya, telah mendesak ASEAN untuk membantu menengahi krisis di Myanmar tersebut.

Dua sumber tersebut, dan sumber ketiga yang mengetahui hal ini mengatakan, Indonesia juga berencana menyerukan ASEAN untuk memfasilitasi dialog antara junta militer dan pengunjuk rasa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI menolak mengomentari usulan tersebut, mengatakan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi “akan membuat pengumuman setelah selesai rapat konsultasi dengan para menteri luar negeri ASEAN”.

Retno telah berkeliling ke seluruh negara Asia Tenggara untuk menggalang dukungan di antara keanggotaan ASEAN untuk menggelar KTT khusus para menteri luar negeri membahas krisis Myanmar.

Baca Selanjutnya: "Jalan belakang"...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Myanmar
  3. Kudeta Militer Myanmar
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini