Ilmuwan Punya Penjelasan Paling Sederhana tentang Sosok Bigfoot
Merdeka.com - Sejumlah penampakan makhluk yang menyerupai kera besar berjalan tegak di tengah hutan atau sering disebut Bigfoot banyak terjadi di kawasan Amerika. Apakah makhluk raksasa yang mengerikan ini benar-benar ada di hutan?
Menurut Floe Foxon, seorang ahli data, penampakan Bigfoot di AS dan Kanada umumnya adalah beruang hitam yang berjalan menggunakan kedua kakinya.
Beruang besar ini adalah spesies dari Ursus americanus, beruang besar dengan bulu berwarna hitam yang berada di Amerika.
Umumnya beruang ini berjalan menggunakan kedua kakinya, meskipun terkadang beruang ini akan hanya menggunakan kedua kakinya apabila ingin melihat lebih jauh.
Beruang hitam yang disalahpahami
Menurut Foxon dalam Science Alert, Selasa (31/01), penjelasan mengapa beruang hitam tersebut diduga sebagai Bigfoot adalah sebab manusia di AS dan Kanada tinggal dengan dengan beruang besar tersebut.
Foxon membandingkan data dari Bigfoot Field Researcher Organization dan data lokal sebaran beruang hitam dan manusia. Menggunakan model regresi, penemuannya menjelaskan bahwa bigfoot merupakan beruang hitam yang disalahpahami.
Semakin banyak suatu daerah melihat Bigfoot, semakin tinggi kepadatan populasi manusia dan beruang hitamnya.
Meskipun beruang hitam menjadi dugaan utama penampakan asli dari Bigfoot, hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa hewan lain ataupun manusia merupakan bigfoot yang sebenarnya.
"Untuk sekarang, kesimpulannya adalah apabila terdapat Bigfoot, itu kemungkinan besar adalah beruang," tutup Foxon.
Reporter Magang: Qaulan Maruf Indra
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya