Ilmuwan membuat peta otak
Merdeka.com - Ilmuwan membuat peta otak diklaim lebih mudah berinteraksi dan meliputi banyak hal. Atlas ini bisa dibuka di Internet dengan deteksi detak jantung.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (20/9), bagian ilmu otak di Institut Allen, Kota Seattle, Negara Bagian San Francisco, Amerika Serikat, membuat atlas ini untuk membandingkan dan membedakan ilmu ditemukan oleh otak dan pengalaman genetika, untuk mengungkap kondisi kejiwaan seseorang.
Penelitian terdiri dari tiga otak milik dua lelaki meninggal dan satu yang hidup. Lebih dari 20 ribu gen ada pada manusia dan 84 persen aktif di otak.
Untuk membuat peta ini, ilmuwan memindai gambar otak sebelum membaginya kecil-kecil. Bagian ini diteliti dan direkam untuk mengetahui tingkat aktivitas gen. Dua otak dari manusia tidak bernyawa selesai dipindai lalu dibandingkan. Tim peneliti menemukan adanya cetakan biru genetika manusia sama, jadi banyak gen dan fungsi pemikiran tidak jauh beda antara otak manusia satu dengan lainnya.
profesor Seth Grant dan Universitas Edinburgh, Inggris, ikut dalam penciptaan peta ini mengatakan, otak manusia punya struktur kompleks, "Tantangan terberat untuk ilmu mahluk hidup sekarang yakni mengerti bagaimana membangun dan menata letak otak," ujarnya. Hal penting lainnya, menata gen pada otak manusia.
Sejatinya kita mengenal otak kanan-kiri dengan fungsi berlainan. Namun peneliti tidak melihat perpecahan fungsi itu pada gen. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya