Gurunya lecehkan siswa, kepala sekolah di Korsel bunuh diri

Kamis, 19 Juli 2018 16:02 Reporter : Ira Astiana
Gurunya lecehkan siswa, kepala sekolah di Korsel bunuh diri Sekolah di Korea. AFP Photo/Behrouz MEHRI

Merdeka.com - Seorang kepala sekolah di sebuah lembaga pendidikan khusus bagi siswa berkebutuhan khusus Korea Selatan, ditemukan tewas di kediamannnya di Provinsi Gangwon.

Kepala sekolah itu tewas setelah mengetahui salah satu guru di sekolahnya melecehkan dan memperkosa siswa cacat mental selama beberapa tahun.

"Penjaga apartemen menemukan kepala sekolah berusia 68 tahun itu dalam keadaan tewas di tempat tidur pukul 04.55 pagi. Kepala sekolah itu diduga tewas karena bunuh diri," kata seorang polisi, dikutip dari Asia One, Kamis (19/7).

Sebelumnya kepala sekolah itu telah berlutut dan meminta permohonan maaf secara terbuka di Balai Kota Taebaek atas kasus kekerasan yang melibatkan salah satu stafnya.

Saat ini jaksa telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap tersangka (44 tahun) yang diduga berada di Taebaek. Tersangka diduga tidak hanya melecehkan dan memperkosa satu murid, melainkan tiga di ruang kelas dan olahraga sejak 2014.

Tersangka juga dilaporkan telah mengakui tuduhan dihadapkan kepadanya. Sementara polisi tengah memproses kasus ini, Kantor Pendidikan Provinsi Gangswon juga meluncurkan penyelidikan terhadap sekolah tersebut.

Selain itu, polisi juga meminta Kantor Pendidikan Provinsi Gangswon untuk memberi sanksi terhadap guru lain di sekolah karena tidak melaporkan pelanggaran seksual oleh tersangka meski salah satu korban telah mengungkap kejadian itu tahun lalu. [frh]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini