Garda Swiss bikin buku resep makanan kegemaran Paus Fransiskus
Merdeka.com - Pasukan Garda Swiss juga pengawal pribadi Paus Fransiskus tak hanya piawai mengangkat senjata namun mereka memiliki keahlian lain yakni kuliner. Mereka bahkan menulis buku soal resep makanan favorit pemimpin umat Katolik sejagat itu.
Sebuah buku berjudul 'Bon Appetit, Swiss Guard' mengulas makanan kesukaan Fransiskus dan dua pendahulunya, Paus Benediktus XVI, dan Yohanes Paulus II.
Lansiran dari surat kabar the Daily mail, Jumat (24/10), buku ini disusun oleh David Geisser, seorang tentara dari Kota Zurich. Dia awalnya belajar masak dan menjadi koki termasuk mengolah menu makanan dari negara asal tiga Paus tersebut yakni Argentina, Jerman, dan Polandia.
Salah satu menu favorit Fransiskus yakni Dulce de Leche, sejenis puding karamel dengan susu amat populer di Ibu Kota Buenos Aires. Ada pula Empanada, mirip kue pastel di Indonesia yang rasanya gurih. Dua makanan ini sudah ada di daftar menu Vatikan.
Sementara mendiang Yohanes Paulus menyukai Pierogi. Juga mirip pastel namun bentuknya kecil-kecil. Benediktus XVI menyukai hindangan Bavaria seperti salad dan ceri panggang dengan krim.
Buku resep tersebut terbit pekan ini di Jerman. Selain menu favorit para Paus, buku ini juga memuat resep makanan kesukaan sekretaris negara vatikan, Kardinal Pietro Parolin dan Divisi urusan Rumah Tangga George Gainswein.
"Pasukan bisa berperang baik jika mereka makan enak," ujar komandan Garda Swiss Daniel Anrig.
Garda Swiss telah menjadi pengawal Paus sejak abad ke-16. Mereka bertanggung jawab atas keselamatan pemimpin Vatikan dan juga keamanan negara kecil itu.
Pasukan Garda Swiss terdiri dari para lelaki berusia 19-30 tahun. Mereka harus lajang, Katolik, dan memiliki tinggi minimal 180 sentimeter. (mdk/din)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya