FOTO: Sosok Hossein Salami, Panglima Garda Revolusi Iran yang Ditakuti Barat Kini Tewas Akibat Serangan Israel

Tewasnya Hossein Salami akibat serangan Israel menjadi pukulan besar bagi Iran.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: Sosok Hossein Salami, Panglima Garda Revolusi Iran yang Ditakuti Barat Kini Tewas Akibat Serangan Israel
Foto yang diambil pada 30 Juli 2024 memperilhatkan Kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Jenderal Hossein Salami, tiba untuk menghadiri pelantikan presiden baru Iran di gedung parlemen di Teheran. Serangan Israel terhadap Iran pada 13 Juni 2025 menewaskan kepala Garda Revolusi yang berpengaruh di negara itu, Hossein Salami, menurut laporan media lokal. (©AFP)

Panglima Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami, dilaporkan tewas dalam serangan besar-besaran yang dilancarkan Israel ke ibu kota Teheran, Iran, pada Jumat (13/6/2025). Kabar duka ini dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran dan dilansir oleh kantor berita Reuters.

Serangan udara yang mematikan ini disebut sebagai eskalasi terbaru dalam ketegangan militer antara Iran dan Israel, yang selama ini berseteru dalam bayang-bayang konflik regional dan perang proksi di Timur Tengah. Tewasnya Hossein Salami menjadi pukulan besar bagi Iran.

Sosok Keras Ditakuti Barat

Mayor Jenderal Hossein Salami lahir pada tahun 1960 di Golpayegan, Iran. Ia dikenal sebagai figur militer garis keras yang sangat disegani dan ditakuti oleh banyak negara Barat karena retorika anti-Amerika dan anti-Israel yang tegas serta peran aktifnya dalam membentuk kebijakan luar negeri Iran yang agresif melalui IRGC.

Karier militernya dimulai ketika ia bergabung dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) saat masih menempuh pendidikan tinggi, tepatnya selama Perang Iran-Irak (1980–1988). Keikutsertaannya dalam perang tersebut menjadi batu loncatan dalam karier militernya. Ia terus naik pangkat karena dedikasi dan keterlibatannya dalam berbagai operasi penting IRGC.

Salami kemudian diangkat sebagai Wakil Panglima IRGC, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi pada 21 April 2019, menggantikan Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari. Penunjukannya dilakukan langsung oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang dikenal mempercayakan garis pertahanan utama negara kepada tokoh-tokoh militer loyalis seperti Salami.

Selama masa jabatannya, Salami memainkan peran penting dalam mengawasi operasi IRGC di dalam dan luar negeri, termasuk dukungan terhadap kelompok-kelompok proksi di Suriah, Lebanon, Irak, dan Yaman. Ia dikenal sebagai salah satu arsitek kekuatan regional Iran yang terus menjadi perhatian dan kekhawatiran negara-negara Barat.

Mayor Jenderal Hossein Salami wafat pada 13 Juni 2025, dalam serangan udara Israel yang disebut sebagai salah satu yang paling terkoordinasi terhadap sasaran militer strategis di Teheran dalam beberapa tahun terakhir.

Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami
Foto yang diambil pada 30 Juli 2024 memperilhatkan Kepala Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Jenderal Hossein Salami, tiba untuk menghadiri pelantikan presiden baru Iran di gedung parlemen di Teheran. Serangan Israel terhadap Iran pada 13 Juni 2025 menewaskan kepala Garda Revolusi yang berpengaruh di negara itu, Hossein Salami, menurut laporan media lokal. ©AFP
Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami
Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami. ©ATTA KENARE/AFP
Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami
Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami. ©ATTA KENARE/AFP
Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami
Komandan Garda Revolusi Iran, Hossein Salami. ©ATTA KENARE/AFP
Rekomendasi