Foto anak presiden menyusui jadi perdebatan di Kyrgyzstan

Senin, 31 Juli 2017 20:35 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Foto anak presiden menyusui jadi perdebatan di Kyrgyzstan Aliya Shagieva. ©2017 metro.co.uk

Merdeka.com - Putri bungsu Presiden Kyrgyzstan jadi omongan publik lantaran dianggap terlalu sensual. Padahal, dalam gambar tersebut ditunjukkan dia menyusui anaknya yang masih bayi, namun hanya mengenakan bra dan celana dalam saja.

Aliya Shagieva mengunggah foto dirinya menyusui bayinya di media sosial pada April lalu. "Saya akan menyusui anak saya kapanpun dan di mana pun ketika dia membutuhkannya," tulis Aliya dalam keterangan di foto tersebut, seperti dilansir dari laman metro.co.uk, Senin (31/7).

Namun, foto-foto tersebut jadi viral diperdebatkan, karena orang-orang menganggap yang dilakukan Aliya tidak bermoral. Hal ini membuat dia banyak dicemooh warganya.

Padahal, kedua orangtuanya Presiden dan Ibu Negara Kyrgyzstan, sudah mewanti-wanti anaknya agar jangan menjadi perhatian negatif, terutama untuk keluarga kecilnya.

Meski demikian, Aliya sudah mengunggah foto dirinya menyusui lain di akun itu.

"Tubuh saya ini tidak vulgar," katanya dalam wawancara bersama televisi BBC Kyrgyz.

"Mereka (tubuh) fungsional. Tubuh saya berfungsi untuk memberikan kebutuhan psikologi bagi bayi saya, bukan untuk seksual," imbuhnya.

Kritikan untuknya datang dari berbagai level di media sosial. Termasuk dari kedua orangtuanya, Presiden Almazbek Atambayev dan istrinya, Raisa, yang sangat tidak senang anaknya dikritik pedas.

"Mereka tidak menyukainya, dan itu sangat bisa dimengerti, karena generasi muda kurang konservatif dibanding orang tuanya," tutur Aliya.

Kyrgyzstan merupakan negara mayoritas muslim di bekas negara republik Soviet. Namun, Aliya melawan arus banyak hal di negaranya.

Bersama anak dan suaminya, Aliya tinggal di wilayah bergengsi di Bishkek, di sebuah rumah, di mana mereka membudidayakan tanaman obat-obatan dan memproduksi karya seni.

Pasangan ini keduanya adalah vegetarian, hanya makan tumbuh-tumbuhan. Yang mereka lakukan terbilang seolah menentang kebiasaan di negaranya yang kerap menjadikan daging sebagai bahan makanan utama. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. Ibu Menyusui
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini