Dua perusahaan China yang jiplak Lego kalah gugatan

Kamis, 7 Desember 2017 21:27 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Ilustrasi lego. ©Shutterstock/Nenov Brothers Photography

Merdeka.com - Perusahaan mainan asal Denmark, Lego, akhirnya bisa bernapas lega setelah bertahun-tahun berperang dengan mainan tiruan. Sebab, sebuah pengadilan di China memenangkan gugatan terhadap sejumlah korporasi yang menjiplak produk mereka sudah dipatenkan.

Dilansir dari laman Associated Press, Kamis (7/12), adalah Pengadilan Menengah Shantou yang memutuskan memenangkan Lego dari dua perusahaan yang digugat. Penyebabnya, kedua korporasi itu menjual mainan bongkar pasang bermerek Bela, yang mirip dengan lini produk Lego Friends.

Pengadilan memutuskan kedua perusahaan itu melanggar hak cipta dan memerintahkan mereka berhenti membuat dan menjual mainan itu.

Awal tahun ini, pengadilan di Ibu Kota Beijing menyatakan kalau merek dan logo mainan Lego diakui di negeri tirai bambu. Maka dari itu, Lego makin gencar melawan pemalsuan dan penjiplakan lini mainan mereka oleh perusahaan China, yang dijual lebih murah. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. Lego
  2. Denmark
  3. China
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.