Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DK PBB Berbeda Pendapat terhadap Permohonan Palestina Jadi Anggota Tetap

DK PBB Berbeda Pendapat terhadap Permohonan Palestina Jadi Anggota Tetap

DK PBB Berbeda Pendapat terhadap Permohonan Palestina Jadi Anggota Tetap

Otoritas Palestina mengajukan permohonan menjadi anggota tetap PBB.

Komite Dewan Keamanan (DK) PBB saat ini sedang mempertimbangkan permohonan otoritas Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB. Namun, PBB mengaku mereka “tidak dapat memberikan rekomendasi dengan suara bulat” terkait apakah permohonan memenuhi persyaratan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (16/4).

Otoritas Palestina hingga saat ini masih diperkirakan akan mendorong DK PBB yang beranggotakan 15 negara untuk melakukan pemungutan suara dalam waktu dekat ini, terkait rancangan resolusi yang merekomendasikan Palestina untuk menjadi anggota penuh badan dunia disebut, kata para diplomat.

Anggota DK PBB, Aljazair mengedarkan sebuah rancangan teks pada Selasa.


Keanggotaan tersebut secara efektif akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Walau saat ini Palestina merupakan negara pengamat non-anggota, sebuah pengakuan de facto atas kenegaraan yang diberikan oleh Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara pada tahun 2012.

Namun, permohonan Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB harus mendapatkan persetujuan DK, di mana sekutu Israel dan Amerika Serikat memiliki kuasa untuk memvetonya, setidaknya dua pertiga dari Majelis Umum.

DK PBB Berbeda Pendapat terhadap Permohonan Palestina Jadi Anggota Tetap
DK PBB Berbeda Pendapat terhadap Permohonan Palestina Jadi Anggota Tetap

Pada awal April, AS menyatakan pembentukan negara Palestina merdeka harus melalui negosiasi langsung antara pihak terkait dan bukan lewat PBB.

DK PBB telah lama mendukung solusi dua negara dalam batas-batas yang aman dan diakui. Palestina menginginkan sebuah negara di tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza, wilayah yang direbut Israel sejak tahun 1967.

DK PBB Berbeda Pendapat terhadap Permohonan Palestina Jadi Anggota Tetap

Sejak penandatanganan Perjanjian Oslo antara Israel dan Otoritas Palestina pada awal tahun 1990-an, hanya sedikit kemajuan yang dicapai dalam meraih status negara Palestina.


Dorongan Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB disampaikan enam bulan setelah agresi brutal Israel di Gaza, ketika Israel memperluas pemukiman di Tepi Barat yang diduduki.

Komite DK PBB mengenai penerimaan anggota baru, yang terdiri dari 15 anggota dewan, menyetujui laporan tersebut pada hari Selasa, setelah melakukan pertemuan sebanyak dua kali, pada pekan lalu untuk membahas permohonan Palestina tersebut.


“Mengenai masalah apakah permohonan tersebut memenuhi seluruh kriteria keanggotaan, komite tidak dapat membuat rekomendasi dengan suara bulat kepada Dewan Keamanan,” kata laporan tersebut, sambil menambahkan bahwa “ada pandangan berbeda yang sampaikan.”

DK PBB Berbeda Pendapat terhadap Permohonan Palestina Jadi Anggota Tetap

Keanggotaan PBB terbuka untuk negara-negara yang menginginkan perdamaian, yang menerima kewajiban dalam pendirian Piagam PBB dan bersedia serta mampu melaksanakannya.

Palestina Gagal Jadi Anggota Penuh PBB, Dijegal AS di Dewan Keamanan
Palestina Gagal Jadi Anggota Penuh PBB, Dijegal AS di Dewan Keamanan

melobi negara-negara lain untuk menolak resolusi Palestina

Baca Selengkapnya
Kisah-Kisah Mencekam dari Penjara Israel, Tahanan Palestina Alami Penyiksaan Terburuk, Dipukuli Sampai Disetrum
Kisah-Kisah Mencekam dari Penjara Israel, Tahanan Palestina Alami Penyiksaan Terburuk, Dipukuli Sampai Disetrum

Kisah-Kisah Mencekam dari Penjara Israel, Tahanan Palestina Alami Penyiksaan Terburuk, Dipukuli Sampai Disetrum

Baca Selengkapnya
PBB Ungkap Ratusan Mayat Warga Palestina di Gaza Tertimbun Sampah, Tangan Terikat dan Ditelanjangi
PBB Ungkap Ratusan Mayat Warga Palestina di Gaza Tertimbun Sampah, Tangan Terikat dan Ditelanjangi

Ratusan mayat ditemukan dikubur secara massal di kompleks RS Al-Shifa dan RS Nasser di Jalur Gaza.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Akhirnya Dibolehkan Masuk Militer Israel, Tim Dokter PBB Kaget dengan Yang Mereka Temukan di RS Nasser Gaza
Akhirnya Dibolehkan Masuk Militer Israel, Tim Dokter PBB Kaget dengan Yang Mereka Temukan di RS Nasser Gaza

Akhirnya Dibolehkan Masuk oleh Militer Israel, Tim Dokter PBB Kaget dengan Yang Mereka Temukan di RS Nasser Gaza

Baca Selengkapnya
Serang Klinik Bayi Tabung di Gaza, Israel Bunuh 5.000 Calon Jabang Bayi Ratusan Pasangan Palestina
Serang Klinik Bayi Tabung di Gaza, Israel Bunuh 5.000 Calon Jabang Bayi Ratusan Pasangan Palestina

Israel menargetkan klinik kesuburan terbesar di Jalur Gaza, Palestina.

Baca Selengkapnya
Dukung Usulan Netanyahu, Parlemen Israel Tolak Pendirian Negara Palestina
Dukung Usulan Netanyahu, Parlemen Israel Tolak Pendirian Negara Palestina

Knesset menggelar pemungutan suara, 99 anggota menentang pendirian negara Palestina. Israel menjajah Palestina sejak 1948.

Baca Selengkapnya
Bisnis Gelap Perusahaan Mesir, Raup Rp 32 Miliar Per Hari Dari Warga Palestina yang Ingin Keluar dari Gaza
Bisnis Gelap Perusahaan Mesir, Raup Rp 32 Miliar Per Hari Dari Warga Palestina yang Ingin Keluar dari Gaza

Bisnis Gelap Perusahaan Mesir, Raup Rp 32 Miliar Per Hari Dari Warga Palestina yang Ingin Keluar dari Gaza

Baca Selengkapnya
Israel Bunuh 14.500 Anak Gaza Dalam 3.000 Aksi Pembantaian, Lebih Banyak Ketimbang Konflik Mana pun di Dunia
Israel Bunuh 14.500 Anak Gaza Dalam 3.000 Aksi Pembantaian, Lebih Banyak Ketimbang Konflik Mana pun di Dunia

Israel Bunuh 14.500 Anak Gaza Dalam 3.000 Aksi Pembantaian, Lebih Banyak Ketimbang Konflik Mana pun di Dunia

Baca Selengkapnya
Seperti Sudah Diduga, Menteri Israel Sebut Pembebasan Tawanan di Gaza Tak Penting, Militer Punya Tujuan Lain
Seperti Sudah Diduga, Menteri Israel Sebut Pembebasan Tawanan di Gaza Tak Penting, Militer Punya Tujuan Lain

Pernyataan Menteri Keuangan Israel ini menuai kecaman keras dari warganya.

Baca Selengkapnya