Dipaksa lepas hijab, muslimah AS dapat ganti rugi Rp 1,1 miliar

Kamis, 17 Agustus 2017 17:39 Reporter : Ira Astiana
Dipaksa lepas hijab, muslimah AS dapat ganti rugi Rp 1,1 miliar Kirsty Powell. ©independent.co.uk

Merdeka.com - Seorang muslimah di Amerika Serikat mendapat kompensasi senilai USD 85.000 atau Rp 1,1 miliar setelah memenangkan kasus atas tuntutan perlakuan tak menyenangkan yang diterimanya dari salah satu petugas kepolisian.

Perempuan bernama Kristy Powell itu dipaksa melepas hijabnya oleh polisi California saat sedang melalui proses pemeriksaan. Polisi tersebut melepas hijab dari kepalanya dan membuat rambutnya terpampang di hadapan pria lain.

Mendapat perlakuan demikian, Powell merasa menanggung ketidaknyamanan, penghinaan, dan tekanan emosional yang parah. Atas alasan itulah dia mengajukan tuntutan hukum dibantu kuasa hukum dari Dewan Urusan Islam-Amerika (CAIR).

"Pembayaran ganti rugi itu sudah sesuai dengan tuntutan klien sebab memaksa dia menanggalkan hijabnya berarti menyalahi kebebasan beragama," ungkap kuasa hukum Powell, Carey Shenkman, seperti dilansir dari laman Independent, Kamis (17/8).

Sebelumnya, Powell ditahan petugas atas tuduhan pengutilan yang dilakukan satu dekade lalu. Petugas meminta Powell melepas hijab yang ditolak. Suami Powell sudah mejelaskan bahwa istrinya wajib mengenakan hijab selain di hadapan perempuan.

Namun polisi tersebut tetap memaksa dan menjebloskan Powell ke dalam sel tahanan dalam keadaan tanpa berhijab. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini