China Minta Kanada Segera Bebaskan Putri Pendiri Huawei atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 9 Desember 2018 16:00 Reporter : Jayanti
China Minta Kanada Segera Bebaskan Putri Pendiri Huawei atau Hadapi Konsekuensi huawei. ©Reuters

Merdeka.com - China memperingatkan Kanada akan ada konsekuensi berat jika tidak segera membebaskan Direktur Keuangan Huawei Technologies Co Ltd, Meng Wanzhou. Tak cuma itu, negeri tirai bambu itu juga menyebut perkara itu sangat menjijikkan.

Meng yang juga putri pendiri Huawei, Ren Zhengfei, ditangkap di Kanada pada 1 Desember dan menghadapi ektradisi ke Amerika Serikat, yang menuduh dirinya menutup-nutupi hubungan perusahaannya dengan satu perusahaan yang berusaha menjual peralatan ke Iran meski sudah diberikan sanksi.

Jika diekstradisi ke Amerika Serikat, Meng akan menghadapi beberapa tuduhan berkomplot untuk menipu sejumlah institusi keuangan, dengan hukuman m30 tahun untuk setiap dakwaan. Demikian diungkapkan pengadilan Kanada saat sidang pada Jumat (7/12) dilansir Antara, Minggu (9/12).

Sementara itu, belum ada keputusan dicapai pada sidang tentang ekstradisi itu setelah hampir enam jam persidangan yang diwarnai perdebatan, dan persidangan akan dilanjutkan kembali pada Senin (10/12).

Dalam sebuah pernyataan singkat, Kementerian Luar Negeri China mengatakan Wakil Menlu Le Yucheng, telah mengeluarkan peringatan protes keras ke kedutaan besar Kanada di Beijing untuk membebaskan Meng.

Juru bicara Menlu Kanada Chrystia Freeland, Adam Austen, mengatakan pernyataan pimpinannya sudah jelas. Pada Jumat kemarin, Freeland mengungkapkan bahwa hubungan dengan China itu penting dan bernilai. Dia menjamin pihaknya akan memberikan akses konsuler kepada Meng.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan reaksi China setelah penangkapan Meng, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menegaskan bahwa Kanada memiliki hubungan sangat baik dengan Beijing.

Penangkapan Meng di Kanada yang diperintahkan oleh Amerika Serikat terjadi saat Meng hendak melakukan transit di Vancouver. Hal itu dianggap China sebagai pelanggaran serius atas hak-hak Meng.

"Langkah itu mengabaikan hukum, tak beralasan dan sangat menjijikkan. China sangat mendesak Kanada untuk segera membebaskan orang yang ditahan itu, dan melindungi hak-hak hukum mereka, jika tidak Kanada harus menerima tanggung jawab penuh atas konsekuensi yang disebabkan," kata Le.

"Mungkin akan ada pembekuan dengan China dalam kunjungan-kunjungan dan pertukaran tingkat tinggi," kata mantan duta besar Kanada untuk China, David Mulroney.

Diketahui penangkapan Meng terjadi pada hari yang sama saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di KTT G-20 di Buenos Aires, Argentina, kedua negara itu tengah mencari solusi penyelesaian perang dagang yang meningkat antara dua kekuatan ekonomi dunia itu.

Reporter Magang: Jayanti [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini