Beri salam ala Nazi di Jerman, pria AS dipukuli

Insiden terjadi Sabtu lalu di luar sebuah bar di daerah Neustadt. Pria AS berusia 41 tahun sedang mabuk tersebut berulang kali memberi hormat ala Hitler di sepanjang jalan. Hal itu memicu emosi seorang pejalan kaki.

Ira Astiana
Oleh Ira Astiana - Reporter
Beri salam ala Nazi di Jerman, pria AS dipukuli
Polisi Jerman di TKP pemukulan warga AS di Dresden. ©2017 Merdeka.com

Seorang turis asal Amerika Serikat dipukuli setelah memberi hormat ala Nazi di Jerman. Pria tersebut diketahui sedang mabuk saat melakukan tindakan tersebut."Turis AS yang mabuk dipukuli setelah memberi salam hormat Nazi di Dresden," kata polisi setempat, seperti dilansir dari laman Telegraph, Senin (14/8).Berdasarkan pernyataan polisi, insiden tersebut terjadi Sabtu lalu di luar sebuah bar di daerah Neustadt. Pria 41 tahun tersebut berulang kali memberi hormat kepada Hitler di sepanjang jalan. Hal itu memicu emosi seorang pejalan kaki."Seorang pejalan kaki yang tidak diketahui identitasnya kemudian memukuli pria itu dan sedikit melukainya," jelas polisi.Akibat serangan itu, pria tersebut mengalami luka ringan sementara orang yang melakukan pemukulan telah melarikan diri dari tempat kejadian. Kini polisi sedang melakukan pencarian terhadap pelaku pemukulan.Sebagai informasi, menunjukkan simbol Nazi seperti swastika atau isyarat seperti hormat Heil Hitler telah dilarang keras di Jerman sejak Perang Dunia II.Siapapun yang melarang aturan tersebut akan dikenakan denda hingga hukuman penjara sampai tiga tahun.

Rekomendasi