Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berapa Umur Planet Bumi? Begini Cara Menghitungnya

Berapa Umur Planet Bumi? Begini Cara Menghitungnya Ilustrasi Planet Bumi. ©2018 pixabay

Merdeka.com - Bumi disebut memiliki usia kira-kira 4,54 miliar tahun. Selama masa-masa itu, banyak benua terbentuk dan menghilang, dataran es tercipta dan menghilang, serta organisme yang berevolusi.

Namun, benarkan bumi berusia miliaran tahun? Bagaimana caranya kita menghitung umur Bumi? Begini penjelasan yang dilansir dari Live Science.

Menurut ahli geologi Universitas Colorado Boulder, Becky Flowers, umur bumi dapat diketahui dari umur sebuah batuan atau mineral.

"Ketika Anda seorang ilmuwan Bumi yang melihat batu, itu bukan hanya batu; batu itu seperti memiliki cerita yang dapat Anda coba uraikan," kata Flowers .

Biasanya, ilmuwan memberikan umur pada suatu planet atau batuan menggunakan metode radiometrik.

Metode radiometrik adalah metode penanggalan memanfaatkan unsur-unsur radioaktif yang ada di mineral.

Seperti uranium-238 yang ada dalam kandungan magma atau lava. Saat magma terbentuk, mereka mengandung uranium-238. Unsur ini kemudian akan memancarkan radiasi sehingga menjadi unsur yang lebih stabil, namun tetap dalam kategori mineral.

Uranium-238 akan melepaskan energi (radiasi) hingga berubah menjadi timah. Proses itu dikenal sebagai waktu paruh.

Waktu paruh uranium-238 lebih dari 4 miliar tahun. Artinya dibutuhkan lebih dari 4 miliar tahun untuk setengah dari uranium-238 bisa menjadi timbal atau timah.

Lamanya waktu paruh sebuah mineral atau batuan menjadi indikator untuk umur mereka. Seperti inilah kerja metode penanggalan radiometrik.

Dengan menggunakan metode ini, ahli geologi telah menemukan mineral di Bumi yang berumur 4,4 miliar tahun, yang berarti planet ini telah ada setidaknya selama itu.

Namun, para ilmuwan mengatakan Bumi berusia lebih dari 4,5 miliar tahun. Dari mana datangnya tambahan 100 juta tahun itu?

Ilmuwan juga dapat menggunakan penanggalan radiometrik untuk menentukan usia batuan dari planet lain tata surya.

Beberapa meteorit di luar angkasa mengandung unsur yang berusia lebih dari 4,56 miliar tahun. batuan dari bulan dan Mars juga berumur sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.

Ilmuwan menganggap usia batuan yang terbentuk di planet lain cukup dekat dengan waktu terciptanya bumi. Sehingga disimpulkan bumi berusia 4,5 miliar tahun.

Reporter magang: Yobel Nathania

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP