Arkeolog Temukan Bukti Jejak Pertempuran Sengit Pasukan Bizantium dan Kekhalifahan Islam, Ada Senjata Sampai Kalung Salib

Pertempuran ini menyebabkan lengsernya otoritas Bizantium di Anatolia dan Armenia.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Arkeolog Temukan Bukti Jejak Pertempuran Sengit Pasukan Bizantium dan Kekhalifahan Islam, Ada Senjata Sampai Kalung Salib
Artefak bukti Pertempuran Malazgirt antara pasukan Kekhalifahan Seljuk dan Kekaisaran Bizantium. (Malazgirt Battlefield Archaeological Project)

Arkeolog Turki menemukan bukti jejak Pertempuran Malazgirt antara pasukan Kekaisaran Bizantium dan Kekhalifahan Seljuk. Bukti ini ditemukan para arkeolog dari Proyek Arkeologi Pertempuran Malazgirt yang dipimpin Profesor Dr Adnan Cevik.

Pertempuran ini menyebabkan lengsernya otoritas Bizantium di Anatolia dan Armenia dan secara perlahan dimulainya Turfikisasi Anatolia.

Dikutip dari Heritage Daily, Selasa (1/10), pertempuran ini terjadi di dekat Manzikert, wilayah Iberia (dekat Malazgirt modern di Provinsi Muş, Turki) pada tanggal 26 Agustus 1071.

Para arkeolog melakukan survei ekstensif seluas 150 kilometer persegi di dataran Malazgirt, dan menggunakan pemindaian geofisika dan teknik eksplorasi untuk menentukan dengan tepat lokasi-lokasi pertempuran.

Dari penggalian tersebut ditemukan anak panah, pedang, dan pecahan tombak. Selain itu, arkeolog juga menemukan koin perunggu Romawi. Koin ini bergambar sosok Kaisar Romanos IV Diogenes, yang ditangkap dan ditawan setelah pertempuran.

Arkeolog juga mengatakan kalung salib dari abad ke-11 Masehi, kuburan periode Seljuk, dan ratusan benda logam dari pertempuran tersebut. Menurut Koordinator Proyek, Dr Oguzhan Karacetin, benda-benda tersebut akan dipamerkan di Museum Mus dan Ahlat.

Rekomendasi