1000 Tahun Lalu Seorang Perempuan Muslim Bangun Masjid yang Jadi Kampus Pertama di Dunia, Masih Beroperasi Hingga Kini

Universitas Al-Qarawiyyin di Fes, Maroko, diakui sebagai universitas tertua di dunia yang masih aktif, dengan sejarah yang kaya dan pengaruh global.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
1000 Tahun Lalu Seorang Perempuan Muslim Bangun Masjid yang Jadi Kampus Pertama di Dunia, Masih Beroperasi Hingga Kini
1000 Tahun Lalu Seorang Perempuan Muslim Bangun Masjid yang Jadi Kampus Pertama di Dunia, Masih Beroperasi Hingga Kini (Merdeka.com)

Universitas Al-Qarawiyyin, yang terletak di Fes, Maroko, diakui oleh Guinness Book of World Records dan UNESCO sebagai universitas tertua di dunia yang masih beroperasi hingga saat ini. Didirikan pada tahun 859 M oleh Fatima al-Fihri, seorang wanita yang mewarisi kekayaan ayahnya, universitas ini awalnya berupa masjid yang kemudian berkembang menjadi pusat pendidikan. Al-Qarawiyyin tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga simbol kemajuan peradaban Islam.

Pendirian universitas ini terjadi di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam yang pesat. Fatima al-Fihri, yang memiliki visi untuk menciptakan tempat belajar yang inklusif, menginvestasikan seluruh hartanya untuk mendirikan masjid yang dikenal sebagai Al-Qarawiyyin. Meskipun ada beberapa perdebatan di kalangan sejarawan mengenai tahun pasti pendiriannya, sebagian besar setuju bahwa universitas ini didirikan sekitar tahun 859 M, menjadikannya lebih tua 237 tahun dari Universitas Oxford.

Awalnya, Al-Qarawiyyin berfungsi sebagai masjid yang juga mengadakan kegiatan pendidikan. Masjid-masjid besar pada masa awal Islam sering kali memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai tempat ibadah dan pusat pembelajaran. Seiring berjalannya waktu, Al-Qarawiyyin berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan terkemuka di dunia Islam.

al qarawiyyin
al qarawiyyin Pexels

Pendidikan dan Kurikulum di Al-Qarawiyyin

Universitas Al-Qarawiyyin awalnya berfokus pada studi agama Islam, namun seiring berjalannya waktu, kurikulumnya diperluas untuk mencakup berbagai disiplin ilmu. Di antara bidang studi yang diajarkan terdapat linguistik, tata bahasa, hukum, musik, tasawuf, kedokteran, dan astronomi. Hal ini menunjukkan bahwa Al-Qarawiyyin tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan secara umum.

Pengakuan internasional atas Al-Qarawiyyin sebagai universitas tertua di dunia semakin mengukuhkan posisinya dalam sejarah pendidikan. Menurut pernyataan dari Guinness Book of World Records, "Universitas Al-Qarawiyyin adalah institusi pendidikan tertua yang masih beroperasi, yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan."

Perpustakaan dan Salinan Alquran Abad ke-9

Salah satu aset paling berharga dari Universitas Al-Qarawiyyin adalah perpustakaannya yang menyimpan banyak manuskrip kuno dan berharga. Di antara koleksi tersebut terdapat salinan Alquran abad ke-9 dan karya-karya sarjana terkemuka dari berbagai disiplin ilmu. Perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat penelitian dan studi bagi para akademisi.

Pengaruh Al-Qarawiyyin dalam penyebaran pengetahuan tidak dapat dipandang sebelah mata. Universitas ini telah melahirkan banyak tokoh terkenal, termasuk Paus Sylvester II, yang pernah menuntut ilmu di sini. Pengaruhnya juga meluas hingga ke dunia Barat, menjadikannya jembatan antara dua peradaban yang berbeda.

al qarawiyyin
al qarawiyyin Pexels

Integrasi dengan Sistem Pendidikan Modern

Pada tahun 1947, Al-Qarawiyyin diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan negara Maroko, dan secara resmi berganti nama menjadi Universitas Al-Qarawiyyin pada tahun 1965. Hal ini menandai langkah penting dalam modernisasi pendidikan di Maroko, sekaligus menjaga warisan sejarah yang kaya dari institusi ini.

Universitas Al-Qarawiyyin bukan hanya sekadar institusi pendidikan, tetapi juga merupakan warisan budaya dan sejarah yang berharga. Sejarah panjang dan pengaruh luas universitas ini mencerminkan kemajuan peradaban Islam dan kontribusinya terhadap dunia pengetahuan. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pengamat sejarah, "Al-Qarawiyyin adalah simbol dari pencapaian intelektual dan spiritual umat Islam sepanjang sejarah."

al qarawiyyin
al qarawiyyin Pexels
Rekomendasi