Narasi Barack Obama, mantan presiden Amerika Serikat akan mendukung Donald Trump daripada Joe Biden di pilpres 2024 beredar di media sosial.
Salah satu akun Facebook mengunggah potongan video dengan disertai keterangan berikut.
"'You Stop Now Joe' Obama Unleashes On Biden With 'No 2024' Support...Promises Trump Vote".
Video tersebut telah ditonton lebih dari 17 ribu kali dan mendapat komentar hingga dibagikan 500 kali.
Penelusuran
Dilansir dari usatoday.com, klaim tersebut adalah salah. Biden maupun Trump hingga saat ini tidak mendeklarasikan secara resmi akan mencalonkan diri sebagai capres 2024.
Selain itu, Obama justru baru-baru ini memuji kinerja Biden dalam mengesahkan Undang-Undang Pengurangan Inflasi. Sedangkan, Obama justru kerap mengkritik Trump. Bahkan sejak pemilu 2016 lalu, saat Trump melawan Hillary Clinton, Obams turut naik panggung kampanye mendukung Clinton yang berasal dari Partai Demokrat.
Tidak ada bukti konkret mengenai klaim Obama akan memilih Trump pada pilpres 2024.
Bahkan, bulan April lalu, Obama kembali ke Gedung Putih untuk mempromosikan Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act), yang diharapkan dapat diaplikasikan Biden. Ini adalah pertama kalinya ia kembali ke Gedung Putih sejak masa jabatannya menjadi presiden usai pada Januari 2017.
Kesimpulan
Klaim bahwa Obama bersumpah untuk tidak mendukung Biden dalam pemilihan 2024 dan sebaliknya berjanji untuk memilih Trump. Obama mendukung Biden menjelang pemilihan 2020 dan mengadakan beberapa acara kampanye untuknya, di mana ia sering mengkritik Trump.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Sumber:
https://www.usatoday.com/story/news/factcheck/2022/10/21/fact-check-no-obama-has-not-promised-vote-trump-2024/10552189002/
Reporter Magang: Aslamatur Rizqiyah