Beredar foto banjir yang diklaim terjadi di zaman Presiden Soekarno. Foto yang beredar, menampilkan dua buah foto. Foto pertama yang disajikan dalam warna hitam putih menampilkan sejumlah orang sedang berjalan di genangan air. Foto kedua menampilkan foto sejumlah mobil yang melintasi genangan air.
Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"klaim foto banjir Jakarta sejak zaman Bung Karno."
Penelusuran
Penelusuran, melansir dari Liputan6.com, terkait klaim foto banjir Jakarta zaman Bung Karno, dengan menggunakan Google Image. Foto pertama yang menampilkan sejumlah orang sedang berjalan di genangan air.
Hasil penelusuran mengarah pada situs resmi Arsip Nasional Republik Indonesia anri.sikn.go.id, situs tersebut memuat foto yang identik dengan klaim foto pertama.
Situs anri.sikn.go.id menyebutkan, peristiwa dalam foto tersebut merupakan bencana banjir di Solo, Jawa Tengah pada Januari 1947.
Kemudian foto kedua yang menampilkan mobil yang melintasi genangan air. Hasil penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Banjir Sudah dari Dulu, Mitigasi Mestinya Belajar dari Pengalaman Masa Lalu" yang dimuat situs kompasiana.com, pada 4 Oktober 2020.
Advertisement
Situs kompasiana.com memuat foto yang identik dengan klaim, foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:
"Macet Karena Banjir -- Jalan-jalan di Kawasan Grogol dan Pluit di daerah Penjaringan, Jakarta Utara, macet total pada Rabu siang, 16 Januari 1985, karena tergenang air yang merendam beberapa bagian Ibukota sejak Selasa akibat hujan yang mengguyur Jakarta. (KOMPAS/JB SURATNO)."
Dilansir dari situs Dinas Perpustakaan dan Keasipan DKI Jakarta, di akhir tahun 1984 Kawasan Pluit termasuk yang paling parah, karena dua dari empat pompa di Waduk Pluit mengalami kerusakan. Selain Pluit, daerah yang cukup parah tergenang banjir adalah Kapuk Muara, Pekojan, Taman Sari, Harapan Mulia, dan Penjaringan. Sedangkan di Jakarta Timur, mulai dari Kramat Jat, Kampung Makassar, Halim, sampai Kampung Melayu, juga tergenang.
Pada tahun 1985, banjir kiriman dari Bogor ditambah curah hujan yang tinggi, menyebabkan Kali Pesanggrahan meluap. Inilah untuk pertama kali kawasan Cirendeu di Jakarta Selatan, tergenang air. Di Bintaro dan Kebayoran Lama, sekitar 500 rumah tergenang air. Di Jakarta Timur, daerah “langganan banjir” sepert Kampung Melayu dan Bukit Duri, juga membuat sebagian penduduknya terpaksa mengungsi.
Saat itu Gubernur DKI dijabat oleh Raden Soeprapto. Dia menjabat sebagai Gubernur Jakarta ke-8 sejak 29 September 1982 hingga 6 Oktober 1987.
Kesimpulan
Dua foto yang diklaim sebagai banjir Jakarta saat zamat Bung Karno adalah keliru. Faktanya, yang menampilkan sejumlah orang sedang berjalan di genangan air merupakan peristiwa banjir yang terjadi di Solo tahun 1947. Sedangkan foto mobil melintasi genangan air adalah foto saat banjir Jakarta tahun 1985 dan saat itu Gubernur DKI dijabat oleh Raden Soeprapto.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://anri.sikn.go.id/bencana-banjir-di-solo-jawa-tengah
https://www.kompasiana.com/wurihandoko7905/5f77e5628ede480ebd7af662/waspada-banjir-belajarlah-dari-masa-lalu-jika-saja-kita-bijak?page=4&page_images=1
https://dispusip.jakarta.go.id/dispusip/2019/06/19/banjir-abad-ke-20-dan-abad-ke-21/