CEK FAKTA: Disinformasi, Pamflet Harga Vaksin Covid-19 Berbayar

Lembaran pamflet juga mencantumkan harga vaksin Gotong Royong untuk vaksin mandiri

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
CEK FAKTA: Disinformasi, Pamflet Harga Vaksin Covid-19 Berbayar
Ilustrasi Vaksin. ©2020 Merdeka.com

Selembar pamflet tentang daftar harga paket vaksin Covid-19 Gotong Royong beredar di media sosial. Lembaran pamflet juga mencantumkan nama perusahaan SpeedLab.

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi dalam pamflet tersebut. Pihak SpeedLab menegaskan tidak pernah mengeluarkan pamflet seperti itu.

Dalam artikel detik.com berjudul "Viral Vaksin COVID-19 Booster Berbayar, Ini Klarifikasi SpeedLab Indonesia" pada 25 Agustus 2021, dijelaskan ada kekeliruan informasi dalam pamflet tersebut.

Direktur Operasional SpeedLab memohon maaf atas kekeliruan tersebut, dan kembali memastikan vaksinasi gotong royong yang dibuka hanya untuk vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua.

"Berdasarkan informasi yang kami terima tentang flyer vaksinasi digital dari SpeedLab Indonesia yang sempat beredar, kami memohon maaf atas hal tersebut. Flyer tersebut dibuat pada saat aturan tentang vaksinasi mandiri berbayar akan diterapkan oleh pemerintah," jelas dia dalam surat klarifikasi yang beredar.

"Namun, pada saat pemerintah membatalkan vaksinasi mandiri berbayar, kami juga telah membatalkan layanan tersebut. SpeedLab Indonesia tidak pernah merilis resmi flyer tersebut di media sosial ataupun di media-media lainnya," sambungnya.

Kesimpulan

Edaran pamflet berisi daftar harga vaksin Covid-19 Gotong Royong mandiri adalah disinformasi. Pamflet tersebut dibuat ketika pemerintah akan menerapkan vaksin berbayar. Namun ketika pemerintah membatalkan aturan tersebut, pihak SpeedLab juga membatalkan.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Rekomendasi