CEK FAKTA: Tidak Benar Jokowi Pecat 64 Menteri yang Terlibat Pencucian Uang
Merdeka.com - Beredar video di Facebook, menyebut Jokowi memecat 64 menteri yang terlibat pencucian uang. Video tersebut diunggah akun Doa Ibu pada 14 Maret 2023.
Video tersebut berjudul “64 PEJABAT TERL1BAT PENCUC1AN UANG, JOKOWI P3CAT SEMUANYA”
Pada awal video terlihat foto seperti pejabat yang melakukan sumpah di atas Al-Qur’an, serta terdapat keterangan “LANGSUNG DI ISTANA NEGARA. DI PECAT MASSAL, 64 MENTRI TERLIBAT PENCUCIAN UANG.”
Penelusuran
Cek fakta merdeka.com telah menelusuri keseluruhan isi video berdurasi 8:25 tersebut. Ditemukan bahwa judul, keterangan pada awal video, dan foto di awal video berbeda dengan isi video.
Video tersebut hanya berisi kumpulan potongan video Sri Mulyani, dan kumpulan video Mahfud MD.
Salah satu potongan video tersebut, identik dengan video dialog Sri Mulyani di acara Economic Outlook 2022 di CNBC Indonesia. Video tersebut diunggah di cnbcindonesia.com pada 24 Maret 2022, berjudul “Ini 'Badai Besar' Yang Disebut Sri Mulyani Mengancam RI.”
Sedangkan narasi pada video tersebut serupa dengan artikel yang diunggah medan.tribunnews.com pada 12 Maret 2023, berjudul “69 Pegawai Ketar-ketir, Sri Mulyani Sedang Lacak Para Koruptor dan Pengkhianat di Tubuh Kemenkeu.”
Artikel tersebut berisi tentang Sri Mulyani meminta Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan melakukan investigasi terhadap pegawainya yang memiliki harta tak wajar. Sri Mulyani meminta jajarannya membuka perkembangan hasil investigasi 69 pegawai tersebut.
Selain itu, narasi video tersebut juga identik dengan artikel yang diunggah nw.wartaekonomi.co.id pada 13 Maret 2023, berjudul “Sri Mulyani Janji Turun Tangan Usai Akui Tak Tahu Terkait Transaksi Janggal Rp300 T, Pengamat: 15 Tahun Lebih Ngapain Aja…”
Artikel tersebut berisi tentang Sri Mulyani yang tidak mengetahui adanya transaksi janggal Rp300 triliun seperti yang disampaikan Mahfud MD.
Sampai saat ini, tidak ada pemberitaan valid yang menginformasikan Jokowi memecat menteri yang terlibat pencucian uang.
Dilansir dari merdeka.com, Kemenkeu terus menelusuri 69 pegawainya yang diduga memiliki jumlah harta yang tak wajar. Sebanyak 55 pegawai wajib mengklarifikasi harta kekayaannya.
Dari jumlah tersebut, 25 pegawai berstatus risiko tinggi. Kemenkeu telah meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menyiapkan transaksi keuangan 25 pegawai tersebut.
Terkait transaksi janggal Rp300 triliun, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menegaskan transaksi janggal Rp300 triliun di Kemenkeu bukan korupsi atau tindak pindana pencucian uang (TPPU). Tetapi transaksi janggal yang ada di kepabeanan, cukai dan pajak untuk diserahkan kepada Kemenkeu.
Kesimpulan
Video yang mengabarkan Presiden Joko Widodo memecat menteri yang terlibat pencucian adalah hoaks. Isi video tersebut berbeda dengan judul, keterangan dan foto pada awal video.
Video tersebut nyatanya berisi tentang investigasi 69 pegawai Kemenkeu yang memiliki harta tak wajar, serta Sri Mulyani yang tak mengetahui adanya transaksi janggal Rp300 triliun di Kemenkeu.
Sampai saat ini juga tidak ada pemberitaan valid yang mengabarkan Jokowi memecat menteri yang melakukan pencucian uang.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi:https://www.facebook.com/DoaIbukusaja/videos/1292558278272906https://www.cnbcindonesia.com/news/20220324150348-8-325716/ini-badai-besar-yang-disebut-sri-mulyani-mengancam-rihttps://medan.tribunnews.com/2023/03/12/69-pegawai-ketar-ketir-sri-mulyani-sedang-lacak-para-koruptor-dan-pengkhianat-di-tubuh-kemenkeuhttps://nw.wartaekonomi.co.id/read23860/sri-mulyani-janji-turun-tangan-usai-akui-tak-tahu-terkait-transaksi-janggal-rp300-t-pengamat-15-tahun-lebih-ngapain-aja?page=2https://www.merdeka.com/uang/kemenkeu-minta-ppatk-lacak-transaksi-keuangan-25-pns-berharta-tak-wajar.htmlhttps://www.merdeka.com/uang/ppatk-klarifikasi-transaksi-janggal-rp300-triliun-di-kemenkeu-bukan-korupsi.html
Reporter Magang: Azizah Paramayu
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya