CEK FAKTA: Hoaks NATO Siapkan Pasukan Militer untuk Serang Ethiopia

Informasi rapat anggota NATO menyetujui pengiriman militer untuk menyerang Ethiopia adalah hoaks. Dalam setiap rapat anggota NATO, tidak pernah membahas hal tersebut

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
CEK FAKTA: Hoaks NATO Siapkan Pasukan Militer untuk Serang Ethiopia
NATO di Brussel. CNN.com

Foto anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) sedang melakukan rapat beredar di media sosial. Pengunggah gambar mengklaim dalam rapat anggota NATO itu memutuskan mengambil tindakan militer untuk menyerang Ethiopia.

"Breaking news. The entire NATO member countries have decided to take military action against the Prosperity Party's government. They have also approved charges brought against government officials related to human rights violations in Ethiopia"

Berikut terjemahannya:

"Breaking news Seluruh negara anggota NATO memutuskan untuk mengambil tindakan militer terhadap pemerintahan Partai Sejahtera. Mereka juga sudah setuju dengan tuduhan yang diajukan terhadap pejabat pemerintah terkait dengan pelanggaran hak asasi manusia di Ethiopia"

Penelusuran

Dari hasil penelusuran merdeka.com, rapat anggota NATO dalam foto tidak terkait dengan penyerangan ke Ethiopia. Dalam artikel AFP Fact Check berjudul "NATO has not released a statement about planning military action against Ethiopia" pada 20 Juni 2021, dijelaskan bahwa foto rapat tersebut sudah beredar sejak 2018.

AFP Fact Check menggunakan Google Reverse Image untuk menelusuri foto. Hasilnya, ditemukan foto yang serupa, yang pernah beredar pada tahun 2018. Foto diambil saat KTT NATO di Brussel.

Foto yang menampilkan bendera dari berbagai negara diambil pada 1 Juni 2021. Saat itu ada pertemuan NATO untuk urusan luar negeri dan menteri pertahanan. Menurut catatan resmi, tidak ada bukti pernyataan yang dibuat tentang situasi di Ethiopia dalam pertemuan tersebut.

KTT terbaru NATO diadakan pada 14 Juni 2021, dan Pemeriksaan Fakta AFP tidak menemukan bukti publik tentang Ethiopia yang dibahas di acara itu juga.

“NATO sebagai sebuah organisasi belum membuat pernyataan apapun mengenai situasi di Ethiopia. Semua pernyataan resmi NATO selalu tersedia di situs web kami,” kata Juru bicara NATO Rehanna Jones-Boutaleb.

Kesimpulan

Informasi rapat anggota NATO menyetujui pengiriman militer untuk menyerang Ethiopia adalah hoaks. Dalam setiap rapat anggota NATO, tidak pernah membahas hal tersebut.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Rekomendasi