Apakah Warna Petir Benar-Benar Putih? Ini Penjelasan Menurut Sains
Merdeka.com - Petir, kilat atau halilintar seringkali kita lihat saat hujan turun. Petir memiliki ciri khas berupa kilatan putih yang terang, disusul dengan suara gemuruh yang keras.
Petir juga identik dengan kilatan cahaya putih yang menyilaukan. Ketika Anda tidak sengaja melihat petir, kemungkinan menganggap petir benar-benar berwarna putih. Lalu benarkah petir berwarna putih?
Mengutip dari situs worldatlas.com, kemunculan petir bergantung pada kondisi atmosfer seperti debu, kelembapan, dan kabut. Kondisi atmosfer inilah yang akhirnya mempengaruhi warna kilatan petir meski umumnya berwarna putih.
Petir mengenai benda atau tanah, biasanya cahaya yang muncul berwarna merah atau oranye. Tetapi petir juga bisa berwarna kuning, biru, ungu, bahkan hijau.
Warna yang muncul pada kilatan petir juga bisa menjadi acuan mengetahui cuaca hari itu. Petir dengan cahaya biru bercampur ungu biasanya cuaca di sekitarnya akan terjadi hujan, hujan es, dan curah hujan lainnya. Sementara petir berwarna kuning biasanya menunjukkan badai petir dan debu.
Seperti gemeruhnya yang terdengar menakutkan, petir juga dikenal berbahaya karena dapat menyebabkan gagal jantung, luka bakar, kejang, bahkan menimbulkan kematian bagi manusia.
Referensi:https://www.worldatlas.com/what-color-is-lightning.html
Reporter Magang: Azizah Paramayu
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya