Luis Enrique Kaget Lihat Arne Slot Ubah Taktik saat PSG Vs Liverpool di Liga Champions

Luis Enrique mengungkapkan keterkejutannya terhadap keputusan Arne Slot yang memilih untuk menurunkan lima pemain bertahan.

Yus Mei Sawitri
Oleh Yus Mei Sawitri - Reporter
Luis Enrique Kaget Lihat Arne Slot Ubah Taktik saat PSG Vs Liverpool di Liga Champions
PSG - Ilustrasi Luis Enrique (Bola.com/Adreanus Titus) ((Bola.com/Adreanus Titus))

Pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026, Liverpool mengalami kekalahan 0-2 saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di markas mereka pada Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, manajer Liverpool, Arne Slot, menerapkan taktik yang mengejutkan pelatih PSG, Enrique.

"Saya terkejut dengan keputusan Slot yang memainkan lima bek," ujar Enrique.

Sayangnya, strategi tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan bagi The Reds. PSG menunjukkan dominasi yang jelas selama pertandingan di Paris, berhasil mencetak gol melalui Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia di masing-masing babak.

Untuk laga ini, Slot memilih formasi tiga bek sejajar, yaitu Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, dan Joe Gomez, sementara Jeremie Frimpong serta Milos Kerkez berperan sebagai wing-back. Namun, Liverpool kesulitan mengancam pertahanan PSG, gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dan hanya menguasai 26 persen penguasaan bola.

Pendekatan Baru

Liga Champions: Luis Enrique Terheran-heran Lihat Arne Slot Ubah Taktik di Laga PSG Vs Liverpool
PSG - Ilustrasi Luis Enrique (Bola.com/Adreanus Titus) (Bola.com/Adreanus Titus)

Setelah PSG meraih kemenangan, Luis Enrique ditanya mengenai keputusan Arne Slot yang memulai pertandingan dengan formasi defensif.

"Ini cukup mengejutkan karena ini pertama kalinya Arne Slot memainkan tiga bek musim ini," ungkap Luis Enrique kepada Canal Plus, sebagaimana dikutip dari Metro.

"Ini menunjukkan bahwa mereka berusaha beradaptasi dan mencari pendekatan baru, yang sebenarnya adalah hal yang wajar. Kami sudah terbiasa menghadapi lawan yang menyesuaikan strategi mereka terhadap kami, jadi kami tidak khawatir. Kami akan berusaha untuk memenangkan leg kedua."

"Saya tahu Arne Slot adalah pelatih yang hebat, dan ini adalah kali pertama mereka bermain dengan lima bek."

"Namun, kami sudah biasa melihat tim lain mengubah formasi saat menghadapi kami, dan itu adalah hal yang normal."

Enrique juga memuji tim lawan. "Saya rasa mereka bermain dengan baik, mereka adalah tim yang fisik dan sangat kuat, serta memiliki pemain berkualitas secara individu. Pertandingan ini sangat menarik. Selalu menyenangkan bermain melawan Arne Slot dan timnya karena mereka berusaha bermain menyerang, dan itu sangat menghibur untuk disaksikan," tambahnya.

Untuk Meredam Hakimi dan Mendes

Liga Champions: Luis Enrique Terheran-heran Lihat Arne Slot Ubah Taktik di Laga PSG Vs Liverpool
PSG - Ilustrasi Luis Enrique (Bola.com/Adreanus Titus) (Bola.com/Adreanus Titus)

Sementara itu, Slot mengakui ingin mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh Achraf Hakimi dan Nuno Mendes di sisi sayap, sehingga ia memilih untuk menerapkan formasi lima bek.

"Mereka memiliki kecepatan yang sangat tinggi di seluruh lapangan, jadi di mana pun Anda melihat, Anda akan menyaksikan kecepatan yang luar biasa. Hakimi dan Nuno Mendes adalah ancaman ofensif yang sangat signifikan, lebih dari pemain lainnya. Oleh karena itu, kami menurunkan Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez, itulah ide di balik keputusan ini," ungkap Slot.

"Dengan strategi ini, saya percaya kami dapat berusaha menekan mereka dengan sangat agresif di area tinggi, karena Jeremie dan Milos juga merupakan pemain yang mampu menekan Hakimi dan Nuno Mendes secara langsung," tambahnya.

"Bukan hanya sekadar berlari, tetapi mereka melesat, kecepatan mereka berada di atas rata-rata sprint. Anda harus mampu mengatasi hal tersebut, dan umumnya pemain seperti Jeremie dan Milos lebih siap untuk menghadapi situasi ini dibandingkan dengan winger murni." Menurut Slot, Liverpool berusaha bermain dengan tekanan tinggi dan juga menerapkan blok rendah, sehingga memiliki lebih banyak bek di lapangan, yang membuat pertahanan lebih rapat dan agresif.

Sumber: Metro

Rekomendasi