Start 24 tapi Finis Pertama, Kiandra Ramadhipa Kenang Momen Menangis Saat Nyanyikan Indonesia Raya pada Balapan ETC Catalunya 2025

Kiandra Ramadhipa merupakan salah satu pembalap Indonesia yang berhasil mencapai prestasi yang membanggakan di musim balapan tahun 2025.

Hendry Wibowo
Oleh Hendry Wibowo - Reporter
Start 24 tapi Finis Pertama, Kiandra Ramadhipa Kenang Momen Menangis Saat Nyanyikan Indonesia Raya pada Balapan ETC Catalunya 2025
Kiandra Ramadhipa saat melakukan wawancara dengan Bola.com. (Abdul Aziz/Bola.com) ((Abdul Aziz/Bola.com))

Kiandra Ramadhipa, seorang pembalap asal Indonesia, berhasil meraih prestasi yang sangat membanggakan pada musim balapan 2025. Pembalap yang bernaung di bawah PT Astra Honda Motor ini berhasil menyelesaikan balapan di posisi pertama pada seri European Talent Cup yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona, pada tanggal 2 November yang lalu.

Yang membuat pencapaiannya semakin istimewa adalah, Kiandra memulai balapan dari posisi 24 atau grid belakang, namun mampu merebut tempat teratas.

Momen yang sangat emosional terjadi ketika ia berada di podium ETC Catalunya. Saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Kiandra tak dapat menahan air matanya dan menangis sejadi-jadinya.

Apa yang membuat pembalap berusia 16 tahun ini merasa begitu terharu di podium Catalunya? "Saya sebenernya kalau menang memang seperti itu, enggak tahu kenapa terharu, terus nangis gitu," ungkap Kiandra Ramadhipa dalam wawancara dengan Bola.com pada program Bola Break di Youtube.

"Tapi ya pastinya bangga, karena bisa membawa bendera Indonesia dan menyanyikan lagu Indonesia Raya itu. Rasanya bangga banget," tambahnya.

Dengan pencapaian ini, Kiandra tidak hanya menunjukkan bakatnya, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di pentas balap internasional.

Akhir Pekan yang Sulit Dilupakan

Kiandra Ramadhipa menceritakan bahwa akhir pekan di Catalunya adalah yang paling menantang dalam kariernya. Ia mengalami kendala teknis pada motor saat memulai balapan.

"Saya start enggak bagus, karena waktu itu sebenarnya saya tidak bisa netralin motornya. Jadi saya harus tahan kopling," ungkap Kiandra. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut berisiko, karena kopling bisa menjadi gosong dan terlalu panas akibat terus ditekan.

"Habis itu, sempat panik. Catalunya memang race paling banyak cerita," tambahnya. Menurut Kiandra, balapan di Catalunya adalah yang paling sulit dalam hidupnya, membuatnya merasa pekan itu sangat menantang.

Event Tahun 2026

Kiandra Ramadhipa menjelaskan rencananya untuk mengikuti beberapa event balap di musim 2026. Ia menegaskan bahwa partisipasinya di Red Bull Rookies Cup sudah pasti akan berlanjut.

"Tapi kalau yang untuk European Talent Cup belum tahu apakah bisa step up (ke JuniorGP) atau stay. Tapi pokoknya saya mempersiapkan diri saja apapun balapannya," ungkapnya dengan penuh semangat.

Lebih jauh, Kiandra menekankan pentingnya persiapan untuk menghadapi berbagai tantangan di arena balap.

"Intinya saya harus siap, apapun balapannya gaspol. Targetnya pasti menjadi lebih baik dari tahun ini juga mencapai yang lebih baik dari tahun ini," tambahnya.

Dengan tekad yang kuat, ia berharap dapat meningkatkan performanya di setiap balapan yang diikuti.

Rekomendasi