Pengalaman dengan Kluivert, Wakil Ketua PSSI Tegaskan Pentingnya Rekam Jejak untuk Rekrut Pelatih Timnas Indonesia

Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali, menyatakan akan mengutamakan rekam jejak pelatih Timnas Indonesia.

Muhammad Adi Yaksa
Oleh Muhammad Adi Yaksa - Reporter
Pengalaman dengan Kluivert, Wakil Ketua PSSI Tegaskan Pentingnya Rekam Jejak untuk Rekrut Pelatih Timnas Indonesia
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert saat laga FIFA Matchday melawan Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (05/09/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) ((Bola.com/Abdul Aziz))

Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali, menyatakan bahwa dalam pencarian pelatih baru untuk Timnas Indonesia, pihaknya akan memprioritaskan rekam jejak. PSSI telah menyusun daftar calon pelatih Timnas Indonesia yang terdiri dari lima nama. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, akan melakukan perjalanan ke Eropa untuk melakukan wawancara dengan kelima calon tersebut. "Ya, tentu, yang pertama akan kami lihat adalah rekam jejaknya. Minimal Curriculum Vitae atau CV-nya seperti apa," ungkap Amali dalam sebuah wawancara di YouTube Kompas TV Jawa Barat. "Dia berapa lama melatih, di mana, dan sebagainya. Kan kalau dia sebelumnya pemain bagus, belum tentu dia melatihnya juga bagus," lanjut Amali.

Pengalaman dari Kegagalan Kluivert

Wakil Ketua PSSI Lihat Calon Nakhoda Timnas Indonesia dari Rekam Jejak: Kami Sudah Berpengalaman dengan Patrick Kluivert
Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali. (Bola.com/Abdul Aziz)

Amali mengingat pengalaman Patrick Kluivert yang hanya melatih Timnas Indonesia selama delapan bulan, dari Januari hingga Oktober 2025, yang berakhir dengan kegagalan untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Meskipun Kluivert dikenal sebagai pemain yang hebat, kariernya sebagai pelatih tidak menunjukkan prestasi yang sama. Hal ini menimbulkan kebingungan ketika PSSI memutuskan untuk menunjuknya sebagai pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Amali menegaskan, "Kami sudah mempunyai pengalaman dengan Patrick Kluivert. Jadi, itu tidak menjadi pertimbangan. Tetapi, kami akan melihat rekam jejaknya dia melatih di mana dan hasilnya seperti apa." Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada pengalaman sebelumnya, PSSI tetap akan mengevaluasi kinerja Kluivert di masa lalu sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. Ini menjadi penting untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil dapat membawa kemajuan bagi tim nasional.

Berkomitmen untuk mencapai target

Wakil Ketua PSSI Lihat Calon Nakhoda Timnas Indonesia dari Rekam Jejak: Kami Sudah Berpengalaman dengan Patrick Kluivert
Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali. (Bola.com/Abdul Aziz)

Calon pelatih Timnas Indonesia wajib menerima target yang ditetapkan oleh PSSI. "Kemudian, tentu PSSI harus ada target, ada target-target apa yang harus dicapai dan lain sebagainya. Tidak bisa dilepas 'sudah silakan kamu melatih tanpa ada target'. Nah, itu harus ada target," kata Amali. Dia menekankan pentingnya adanya sasaran yang jelas agar pelatih memahami apa yang diharapkan. "Nah, kalau target itu tidak tercapai maka tentu kontrak sudah bicara bahwa 'Anda tidak perform' kan gitu. Jadi, dia supaya tidak kaget-kaget," ujar Amali. Hal ini menunjukkan bahwa pencapaian target menjadi bagian penting dalam evaluasi kinerja pelatih.

Rekomendasi