Marcos Santos Ajak Aremania untuk Memadati Kanjuruhan setelah Arema Kalahkan Semen Padang 3-0 di BRI Super League

Arema FC terus mempertahankan performa baiknya di BRI Super League 2025/2026.

Iwan Setiawan
Oleh Iwan Setiawan - Reporter
Marcos Santos Ajak Aremania untuk Memadati Kanjuruhan setelah Arema Kalahkan Semen Padang 3-0 di BRI Super League
Marcos Santos, pelatih Arema FC di BRI Super League 2025/2026 asal Brasil. (Dok. ileague.id) (Marcos Santos, pelatih Arema FC di BRI Super League 2025/2026 asal Brasil. (Dok. ileague.id))

Arema FC terus menunjukkan performa yang baik di BRI Super League 2025/2026. Pada pekan ke-21, tim yang dikenal dengan julukan Singo Edan ini berhasil mengalahkan Semen Padang dengan skor 3-0 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada hari Minggu (15/02/2025).

Dalam laga tersebut, Joel Vinicius berhasil mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-29 dan ke-59. Sementara itu, Gustavo Franca menambah keunggulan dengan golnya di menit ke-51.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Arema, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih oleh tim ini sebelumnya. Dengan hasil ini, posisi Arema pun terangkat ke peringkat delapan dengan total 30 poin.

Setelah pertandingan, pelatih Arema, Marcos Santos, menyatakan rasa puasnya terhadap performa tim.

"Kami memulai pertandingan dengan agak sulit. Putaran kedua skuad Semen Padang juga lebih kuat. Namun, tim kami bermain kompak. Pemain baru juga mulai mengerti apa yang harus dilakukan di lapangan," ungkap Marcos.

Hal ini menunjukkan bahwa timnya semakin solid dan mampu beradaptasi dengan baik, yang tentunya menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Mari Aremania, Penuhi Stadion Kanjuruhan!

Permainan Arema semakin mengalir setelah Joel Vinicius berhasil membuka skor pada menit ke-29. Penampilan apik ditunjukkan oleh Gabriel Silva, Gustavo Franca, dan rekrutan baru di putaran kedua. Di sektor pertahanan, duet Hansamu Yama dan Walisson Maia menunjukkan soliditas yang menyulitkan lawan untuk menembus pertahanan mereka.

"Semua strategi yang disiapkan dalam latihan bisa dikeluarkan semua. Dengan kata lain semua taktik berjalan," tegas pelatih yang berusia 46 tahun ini.

Setelah meraih kemenangan ini, Marcos menyampaikan harapannya. Ia ingin melihat Aremania kembali memenuhi Stadion Kanjuruhan, mengingat saat ini Singo Edan sudah kembali ke jalur positif.

"Saya minta tolong agar Aremania kembali membuat stadion penuh seperti dulu," katanya. Dengan dukungan penuh dari suporter, diharapkan Arema dapat terus mempertahankan performa terbaiknya di kompetisi mendatang.

Alasan Aremania Enggan Padati Stadion Kanjuruhan

Marcos belum merasakan dukungan penuh dari Aremania. Sejak Arema kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan tahun lalu, para suporter masih enggan untuk mendukung dari tribun. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain dampak dari Tragedi Kanjuruhan 2022, harga tiket yang dianggap terlalu mahal, serta prestasi Arema yang tidak konsisten.

Pada musim ini, Singo Edan mengalami enam kali kegagalan untuk meraih kemenangan di kandang sendiri, terutama di putaran pertama. Namun, situasi berubah pada putaran kedua, di mana mereka berhasil meraih dua kemenangan dalam dua pertandingan yang diadakan di Malang.

"Sekarang kami sudah lebih baik. Pemain berusaha lebih keras dan bermain bagus. Pasti mereka lebih bersemangat dapat dukungan penuh," tegasnya.

Rekomendasi