Berjuang dengan Cedera, Linar dan Gladies Harumkan Nama Indonesia dari Arena Loncat Indah SEA Games 2025

Atlet loncat indah Indonesia, Linar Betiliana, menunjukkan dedikasi dan usaha yang luar biasa untuk meraih medali di SEA Games 2025.

Wiwig Prayugi
Oleh Wiwig Prayugi - Reporter
Berjuang dengan Cedera, Linar dan Gladies Harumkan Nama Indonesia dari Arena Loncat Indah SEA Games 2025
Kepulangan atlet loncat indah Indonesia usai tampil di SEA Games 2025 (Liputan6.com/Thomas) ((Liputan6.com/Thomas))

Atlet loncat indah Indonesia, Linar Betiliana, menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam usahanya meraih medali di SEA Games 2025. Kerja kerasnya terbayar dengan keberhasilan meraih medali perunggu bersama Gladies Lariesa Garina Hag. Pasangan Linar dan Gladies berhasil memperoleh medali perunggu di nomor Women's Synchronized Platform di Suvarnabhumi Campus dengan total nilai 211,74 poin. Hasil ini sangat berarti, terutama karena Linar sempat mengalami cedera pinggang menjelang pertandingan.

Pelatih Ronaldy "Robin" Herbintoro mengungkapkan bahwa target awal Indonesia adalah meraih medali perak. Namun, kondisi cedera yang dialami Linar menjadikan pencapaian medali perunggu ini sangat berarti. Berkat penanganan yang baik dari tim medis, Linar mampu memberikan penampilan terbaiknya pada hari pertandingan. "Linar mengalami cedera. H-1 sebelum tanding dia diterapi di tim kesehatan. Alhamdulillah bisa agak mending dan hari H-nya kita bisa bertanding dengan maksimal," ungkap Robin.

Robin juga menambahkan, "Tapi Alhamdulillah bisa tetap meraih medali perunggu. Karena memang atlet salah satunya ada yang cedera. Tapi kita bertanding dalam kondisi cedera. Tapi tetap bisa fight, bisa meraih medali perunggu." Ini menunjukkan semangat juang dan ketahanan Linar serta timnya dalam menghadapi tantangan yang ada.

Selalu bersyukur

Cedera Tak Hentikan Linar dan Gladies Raih Medali untuk Indonesia dari Arena Loncat Indah
Kepulangan atlet loncat indah Indonesia usai tampil di SEA Games 2025 (Liputan6.com/Thomas) (Liputan6.com/Thomas)

Linar mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa khawatir akan batal tampil. Namun, berkat penanganan yang baik dari tim medis Indonesia, kondisinya membaik dan ia bisa mendampingi Gladies dalam pertandingan. "Kebetulan kemarin H-1 sebelum pertandingan cedera. Tapi untungnya saya sama mas Robin, sama pelatih diantar ke Posko. Dilakukan segala macam untuk penanganan secepatnya. Dan Alhamdulillah, tetap masih bisa bermain dengan maksimal dan mendapatkan hasilnya maksimal," ucap Linar.

Gladies pun mengungkapkan rasa syukurnya karena masih bisa menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia, meskipun di SEA Games 2023 mereka berhasil meraih medali perak. Kondisi fisik Linar membuat Gladies merasa bersyukur karena mereka bisa tetap meraih medali. "Puji Tuhan, masih dikasih kemenangan sama Tuhan dan dengan kondisi yang ada sekarang, Gladies bisa fight sama teman Gladies, sama Linar sampai yang terbaik," papar Gladies.

Rekomendasi