Manchester United (MU) mengalami kekalahan yang mengecewakan dengan skor 0-1 saat berhadapan dengan ASEAN All-Stars dalam pertandingan ekshibisi yang digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada Rabu (29-5-2025). Suara kekecewaan dari para penonton sangat terasa di tribun, namun pelatih Ruben Amorim menegaskan bahwa hasil ini tidak akan mengubah cara pandangnya terhadap permainan sepak bola.
Amorim, pelatih asal Portugal yang baru menjabat sejak 1 November 2024, mengakui bahwa performa timnya masih jauh dari harapan, terutama dalam aspek tempo dan intensitas permainan. Meskipun demikian, ia tetap berkomitmen pada filosofi permainan yang telah membawanya ke posisi saat ini.
"Kami seharusnya tampil lebih baik. Kami lambat, dan belum memiliki kapasitas untuk memenangkan setiap latihan atau pertandingan," ungkap Amorim setelah pertandingan.
"Tapi, yang paling penting, tidak ada pemain yang cedera. Kami akan terus maju," tambahnya.
Advertisement
Tak Berubah
Amorim menegaskan bahwa meskipun kekalahan ini terasa memalukan, hal itu tidak akan mengubah niatnya untuk membangun kembali Manchester United menjelang musim baru Premier League. "Gaya saya bermain sama seperti pelatih-pelatih lain. Anda punya ide, dan Anda konsisten dengan itu. Saya sampai di level ini karena hal-hal tertentu, dan saya akan terus memegang prinsip tersebut. Tentu, kami harus memperbaiki hasil, tapi saya percaya itu bisa dilakukan," tegasnya.
Laga yang berlangsung di Bukit Jalil disambut dengan antusias oleh ribuan pendukung MU. Akan tetapi, ketidakmampuan Setan Merah untuk menembus pertahanan tim ASEAN yang hanya berlatih bersama selama dua hari menimbulkan kekecewaan di kalangan penonton.
Amorim juga menyatakan, "Saya merasa bertanggung jawab atas performa tim. Sorakan dari fans itu penting --- kami butuh itu. Mereka tetap mendukung kami, bahkan saat kalah. Jika mereka merasa ada yang tidak berjalan baik, mereka akan menunjukkannya."
Advertisement
Barisan Depan Manchester United Menarik Perhatian
Salah satu perhatian utama adalah ketidakberdayaan lini depan Manchester United, terutama performa Rasmus Hojlund yang kembali mendapat kritik tajam karena gerakan dan penyelesaian yang dianggap kurang memadai. "Kami evaluasi itu. Kami sedang bersiap untuk laga perdana Premier League. Kadang, kami tak perlu terlalu memikirkan hal-hal itu. Pemain butuh waktu istirahat, kembali segar, dan suasana positif di tempat latihan bisa memulihkan kepercayaan diri," ujar Amorim.
Walaupun merasa kecewa, Amorim tetap menunjukkan sikap sportif dan memberikan sinyal bahwa akan ada perubahan dalam tim. "Akan ada perubahan. Kita lihat musim depan. Tapi, keinginan untuk menang di setiap laga --- itulah semangat yang ingin saya kembalikan ke Manchester United," tambahnya.
Advertisement
Bruno Fernandes Tidak Merasa Terkejut
Kapten tim, Bruno Fernandes, menyatakan bahwa ia tidak merasa terkejut dengan tantangan yang diberikan oleh ASEAN All-Stars. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran Manchester United (MU) di Asia untuk para penggemar muda. "Kami memang sudah memperkirakan pertandingan sulit. Kami tahu banyak talenta di Asia. Kami datang ke sini agar fans bisa menyaksikan kami secara langsung, dan untuk memberi pengalaman bagi anak-anak muda di sini," ungkap gelandang asal Portugal tersebut.
"Senang sekali bisa bermain di depan para penggemar dan merasakan cinta mereka," tambahnya.
Fernandes menyadari bahwa pertandingan tersebut tidak akan mudah, mengingat banyaknya bakat yang ada di kawasan Asia. Ia juga menekankan bahwa kehadiran timnya di benua ini merupakan kesempatan berharga bagi para penggemar untuk melihat aksi mereka secara langsung. "Kami ingin memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak muda di sini," tuturnya, menegaskan komitmen tim untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan penggemar.
Sumber: The Star