Pelatih Timnas Indonesia Putri, Satoru Mochizuki, mengungkapkan bahwa timnya tengah mempersiapkan diri untuk Kualifikasi Piala Asia 2026 dengan melibatkan tiga pemain yang berpotensi dinaturalisasi. Ketiga pemain tersebut adalah Isabel Kopp, seorang bek dari Fortuna Sittard di Belanda, Isabelle Nottet, penyerang dari VVK Telstar, serta Pauline van de Pol, yang juga berposisi sebagai bek di VVK Telstar.
Latihan Timnas Indonesia Putri diadakan di Dewa United Arena, Tangerang, pada Rabu sore (25/6/2025), di mana ketiga calon pemain tersebut turut berpartisipasi. "Ada tiga calon pemain naturalisasi yang masih dalam proses dan belum bisa bermain tetapi bergabung dengan kami," jelas Satoru Mochizuki, menegaskan bahwa meskipun mereka belum bisa tampil, kehadiran mereka tetap penting dalam persiapan tim.
Advertisement
Empat Pemain dari Timnas Putri U-19 juga Berpartisipasi
Latihan Timnas Indonesia Putri kali ini juga melibatkan empat pemain dari Timnas Indonesia Putri U-19 yang baru saja meraih peringkat ketiga di Piala AFF Putri U-19 2025, salah satunya adalah Sydney Hopper. "Selain itu, juga ada empat pemain dari timnas U-19 putri yang datang sebagai pemain pembantu di Timnas Indonesia Putri untuk support latihan," jelas Mochizuki.
Lebih lanjut, Mochizuki menyatakan, "Untuk tiga calon pemain naturalisasi, kami panggil untuk bisa beradaptasi dengan suasana latihan secepatnya di sini. Untuk pemain timnas putri U-19, harapannya juga bisa beradaptasi."
"Mereka mempunyai potensi ke depannya untuk menjadi pemain di Timnas Indonesia Putri," ungkap arsitek yang akrab disapa Mochi tersebut.
Advertisement
Juara Grup
Timnas Indonesia Putri memiliki ambisi untuk meraih gelar juara Grup D dalam Kualifikasi Piala Asia Putri 2026 agar dapat melaju ke putaran final yang akan berlangsung di Australia. Tim yang dikenal dengan julukan Garuda Pertiwi ini akan bertanding melawan Timnas Chinese Taipei Putri, Timnas Kirgistan Putri, dan Timnas Pakistan Putri di Indomilk Arena, Tangerang, pada tanggal 29 Juni hingga 5 Juli 2025.
"Memang target kami juara grup. Jadi untuk tiga tim kami belum pernah bertemu sebelumnya, jadi kami baru bisa analisis lewat video. Tapi kami membangun tim untuk bisa menghadapi lawan manapun," ujar Mochizuki.
Ia menambahkan, "Kami mempersiapkan tim yang bisa melawan tim manapun, tapi juga pastinya kalau pemain untuk bermain dalam tiga pertandingan berturut-turut pasti akan berat. Jadi kami akan coba rotasi dengan baik juga untuk bisa menghadapi tiga lawan dengan baik."