Kedatangan Mees Hilgers Membuat Peluang Jordi Amat Semakin Terbatas: Berperan Sebagai Cadangan.

Kedatangan Mees Hilgers dinilai bakal berdampak kepada Jordi Amat di Timnas Indonesia.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Kedatangan Mees Hilgers Membuat Peluang Jordi Amat Semakin Terbatas: Berperan Sebagai Cadangan.
Mees Hilgers Belum Debut Sudah Punya Julukan di Timnas Indonesia: El Nyengir (© 2024 Bola.net)

Kedatangan Mees Hilgers diperkirakan akan mempengaruhi posisi Jordi Amat. Kesempatan Amat untuk menjadi pemain utama di lini belakang Timnas Indonesia diprediksi semakin menipis. Justin berpendapat bahwa Jordi lebih baik berperan sebagai cadangan. "Sebagai supersub atau yang semacamnya. Namun, saya ragu dia akan mendapatkan tempat," kata Justin dalam podcast di kanal Indosat Ooredoo Hutchinson. Sebelumnya, Timnas Indonesia hampir dipastikan akan mendapatkan tambahan kekuatan di sektor pertahanan. Pemain FC Twente, Mees Hilgers, saat ini sedang dalam proses naturalisasi. Setelah proses tersebut selesai dan ia bisa bergabung dengan Timnas Indonesia, pemain berusia 23 tahun ini hampir pasti akan menjadi salah satu pilihan utama di lini belakang. Sebelum kedatangan Hilgers, Indonesia sudah memiliki beberapa pemain lain. Di sektor pertahanan terdapat nama-nama seperti Justin Hubner, Jay Idzes, dan Nathan Tjoe-A-On. Ada juga kemungkinan Elkan Baggott untuk kembali. Selain itu, terdapat nama-nama seperti Rizky Ridho, M. Ferrari, dan Wahyu Prast, yang juga dapat diandalkan untuk menjaga kekuatan pertahanan Skuad Garuda. Simak artikel lengkapnya di bawah ini.

Jay Idzes dan Pemain-pemain Serie A yang Dipanggil ke Timnas di Jeda Internasional Kali Ini
Jay Idzes dan Pemain-pemain Serie A yang Dipanggil ke Timnas di Jeda Internasional Kali Ini © 2024 Bola.net

Justin memberikan pujian terhadap penampilan Jay Idzes, yang mengambil alih posisi kapten dari Jordi dalam pertandingan melawan Arab Saudi. Ia menilai bahwa performa pemain Venezia itu sangat mengesankan. "Sangat keren, Idzes," puji Justin. Namun, ia juga menambahkan bahwa pemain Serie A biasanya menghadapi tim seperti Juventus dan Inter Milan, bukan Al Hilal atau Al Ahli, yang membuatnya menjadi tantangan tersendiri. "Itu sulit," tegasnya. (Bola.net/Dendy Gandakusumah)

Rekomendasi