Jose Mourinho menunjukkan ketajaman dalam memberikan pernyataan di konferensi pers, meskipun timnya tidak dapat tampil maksimal di lapangan saat Fenerbahce kalah 1-3 dari Rangers pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Dalam pertandingan yang berlangsung di markas sendiri, tim yang dilatih Mourinho justru tidak mampu berbuat banyak menghadapi permainan efektif dari wakil Skotlandia tersebut.
Pelatih asal Portugal itu dengan tegas mengkritik performa anak asuhnya, menganggap mereka tampil buruk di semua aspek permainan dan melakukan kesalahan yang sulit dipahami. Di samping itu, Mourinho juga menyoroti strategi pragmatis yang diterapkan oleh Rangers, yang ia nilai sering membuang waktu melalui berbagai insiden cedera. Meskipun demikian, Mourinho berusaha untuk melihat sisi positif dari hasil buruk ini. Ia berpendapat bahwa skor 3-1 masih memiliki peluang untuk dibalik pada leg kedua, terutama karena Rangers juga diuntungkan dengan dua gol Cyriel Dessers yang dibatalkan oleh VAR karena offside.
Advertisement
Mourinho Memberikan Peringatan kepada Mereka
Dalam pertandingan tersebut, Rangers menunjukkan performa yang sangat baik dengan Vaclav Cerny berhasil mencetak dua gol setelah Dessers terlebih dahulu membuka skor. Meski demikian, Mourinho menegaskan bahwa hasil ini bukanlah akhir dari segalanya. "Kalau ada yang bertanya apakah laga ini sudah berakhir, saya jawab tidak," kata Mourinho.
"Kami pantas dihukum dengan hasil ini, tapi jangan salah, ini belum selesai," imbuhnya.
Selain itu, Mourinho juga memberikan peringatan kepada Rangers agar tidak merayakan kemenangan terlalu dini. "Satu hal yang ingin saya sampaikan, jangan terlalu senang dulu. Masih ada pertandingan kedua. Kalau mereka merayakan setelah leg kedua, saya akan ucapkan selamat, tapi sekarang, lebih baik mereka tenang dulu."
Advertisement
Menantikan Leg Kedua
Meskipun Fenerbahce berada dalam situasi yang sulit, Mourinho tetap percaya bahwa kesempatan timnya belum sepenuhnya hilang. Dengan dukungan yang maksimal di leg kedua, ia berharap dapat membalikkan keadaan dan melaju ke perempat final, di mana pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan Roma atau Athletic Bilbao.
Rangers pun harus tetap waspada, karena Mourinho dikenal sebagai pelatih yang memiliki kemampuan untuk mengubah kondisi sulit menjadi keuntungan bagi timnya. Leg kedua yang akan datang dipastikan akan menjadi pertarungan yang sangat intens.