Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Ngaku Percaya Diri di Lini Depan dan Haus Gol

Dean Zandbergen kemudian menyatakan bahwa ia pantas mendapatkan kesempatan.

Choki Sihotang
Oleh Choki Sihotang - Reporter
Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Ngaku Percaya Diri di Lini Depan dan Haus Gol
Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Ngaku Percaya Diri di Lini Depan dan Haus Gol (Merdeka.com)

PSSI dilaporkan sedang melakukan penelusuran terhadap dokumen Dean Zandbergen, striker baru yang menjadi calon anggota Timnas Indonesia. Kehadiran pemain berusia 23 tahun ini diharapkan dapat meningkatkan kekuatan lini depan Skuad Garuda yang sedang berusaha untuk meraih tempat di Piala Dunia 2024.

Nama Dean Zandbergen kini menjadi topik hangat dalam dunia sepak bola nasional, seiring dengan upaya PSSI yang terus berinovasi dalam mencari pemain keturunan berkualitas melalui program naturalisasi.

Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, lembaga tersebut memang sedang mencari sejumlah penyerang handal menjelang dimulainya lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 5 dan 10 Juni yang akan datang.

Indonesia saat ini berada di posisi keempat Grup C dengan mengumpulkan sembilan poin. Tim ini bertekad untuk meraih enam poin dari dua pertandingan yang tersisa, demi menjaga peluang lolos langsung ke putaran final Piala Dunia yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dalam dua tahun ke depan.

Pada matchday ke-9, tim yang dilatih oleh Patrick Kluivert akan bertanding melawan Timnas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. China, yang sebelumnya menelan dua kekalahan berturut-turut dari Australia dan Arab Saudi, kini terpuruk di posisi terbawah klasemen dan berpotensi menjadi lawan yang mudah bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya.

Indonesia saat ini berada dalam kondisi percaya diri yang tinggi setelah berhasil mengalahkan Timnas Bahrain dengan skor 1-0 berkat gol dari Ole Romeny. Usai menghadapi China, para pemain Skuad Garuda akan melanjutkan perjalanan ke Jepang untuk bertanding melawan Samurai Biru di matchday ke-10 atau laga penutup Grup C. Peluang untuk meraih tiga poin juga cukup terbuka, mengingat Jepang kemungkinan besar tidak akan menurunkan skuad utama mereka, karena sudah memastikan diri lolos jauh sebelum pertandingan ini.

Dean Zandbergen kemudian mengungkapkan bahwa dirinya pantas mendapatkan kesempatan. Pemain yang telah bergabung dengan VVV-Venlo di Liga 2 Belanda sejak Februari 2025 ini yakin bisa menjalankan tugas dengan baik. Pernyataan tersebut disampaikannya ketika menjadi tamu di kanal YouTube Yussa Nugraha baru-baru ini.

"Aku cukup tinggi, jadi aku bagus duel bola-bola udara. Aku juga cukup cepat. Mungkin pada beberapa meter pertama nggak cepat. Tapi kalau jarak jauh aku cepat," ujar pemain jangkung yang memiliki tinggi 188 cm ini.

Lebih lanjut, Zandbergen menambahkan, "Jadi aku juga cukup eksplosif dan juga tajam di depan gawang lawan. Aku punya visi bermain untuk rekan-rekan. Aku nggak hanya melihat bola saja saat bermain," kata pemain yang lahir pada 5 September 2001 ini, yang memiliki keturunan Indonesia dari garis kakek.

"Aku sering melihat sekitarku, apa yang terjadi di sekitarku. Aku juga punya keinginan untuk menang dan nggak hanya bermain untuk diri sendiri. Aku ingin menang dalam apa pun, sekecil apa pun. Aku akan memberikan yang terbaik," imbuhnya.

Dean Zandbergen mengungkapkan bahwa ia berasal dari keluarga yang memiliki hobi berolahraga. Ia pertama kali mengenal sepak bola melalui pengaruh ayahnya. "Aku berasal dari keluarga yang suka berolahraga. Ibuku pernah main hockey, handball, di level yang cukup tinggi. Ayahku juga bermain di level yang tinggi. Basis sepakbolaku dari ayah dan juga banyak les privat sepak bola untuk berlatih ekstra," ujar mantan pemain FC Doordrecht.

Ia menambahkan, "Saat musim mulai di FC Doordrecht, aku hanya punya satu target yakni mencetak gol dan memberi assist sebanyak mungkin." Kini, Zandbergen bermain di VVV-Venlo sebagai striker utama. "Jadi pastinya aku mendapatkan menit bermain yang lebih dan punya target lain juga. Ya sekarang menjelang akhir musim, sayangnya aku harus vakum beberapa minggu," jelasnya.

Walaupun harus absen, ia tetap optimis. "Tapi aku masih ingin mencetak 3 sampai 4 gol dan memberikan beberapa assist. Kalau bisa seperti itu, aku pikir menjalani musim pertama yang cukup bagus," tutupnya.

Rekomendasi